Serupa tapi tak sama, ada banyak jenis telur ikan yang populer dikonsumsi. Namun setiap jenisnya berbeda-beda dengan karakter rasa dan fungsi masing-masing.
Telur ikan atau roe merupakan salah satu bahan pangan yang banyak digunakan dalam kuliner dunia. Mulai dari sushi Jepang hingga hidangan mewah di restoran fine dining, biasanya ditambahkan telur ikan.
Secara umum, roe adalah telur matang yang berasal dari ikan atau hewan laut lainnya. Bahan makanan ini bisa disajikan dalam kondisi segar maupun telah diawetkan menggunakan garam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Medical News Today, (3/6/2026), telur ikan bukan hanya caviar. Ada beberapa jenis, termasuk yang digunakan pada sushi, dan seluruhnya berbeda satu sama lain.
Baca juga: Pebalap F1 Carlos Sainz Ngaku Tak Pernah Lewatkan Gelato Ini Saat ke Monaco
Berikut ini 4 jenis telur ikan yang populer dikonsumsi:
Tobiko merupakan jenis telur ikan yang paling sering digunakan untuk sajian sushi. Foto: Getty Images/Nopadol Uengbunchoo |
1. Tobiko
Tobiko merupakan jenis telur ikan yang paling umum pada sajian sushi. Tobiko berasal dari telur ikan terbang (flying fish) yang memiliki ukuran sangat kecil, umumnya berdiameter kurang dari 1 milimeter.
Tobiko dikenal karena warnanya yang cerah, mulai dari merah-oranye hingga hijau atau hitam. Warna-warna tersebut biasanya diperoleh dari tambahan bahan alami seperti wasabi atau tinta cumi.
Di restoran Jepang, tobiko sering digunakan sebagai taburan sushi, gunkan, maupun sashimi. Selain rasanya gurih, tobiko juga mengandung protein, omega-3, dan fosfolipid yang dipercaya baik untuk jantung serta membantu mengurangi peradangan.
2. Masago
Masago berasal dari telur ikan capelin, sejenis ikan kecil yang masih satu keluarga dengan smelt. Sekilas tampilannya mirip dengan tobiko karena sama-sama berwarna oranye kemerahan, meskipun warnanya cenderung lebih pucat.
Ukuran masago lebih kecil dibandingkan tobiko sehingga teksturnya tidak terlalu renyah. Sensasi yang dihasilkan saat dimakan lebih halus dan sedikit berpasir.
Dari segi rasa, masago memiliki karakter gurih dengan sentuhan pahit yang lebih terasa dibandingkan tobiko. Karena harganya lebih murah, banyak restoran menggunakan masago sebagai pengganti tobiko pada sushi.
3. Ikura
Ikura, dalam bahasa Jepang, merupakan sebutan untuk telur salmon. Berbeda dengan tobiko dan masago yang berukuran kecil, ikura memiliki ukuran jauh lebih besar sehingga mudah dikenali.
Butiran ikura berwarna oranye kemerahan dengan tampilan mengilap dan sedikit transparan. Ketika digigit, lapisan luarnya pecah dan mengeluarkan cairan gurih yang khas rasanya.
Telur salmon mengandung protein berkualitas tinggi dan berbagai jenis asam lemak sehat seperti omega-3, omega-6, omega-7, dan omega-9. Ikura juga kaya vitamin A serta astaxanthin, pigmen alami yang berfungsi sebagai antioksidan.
Sementara caviar dikenal sebagai telur ikan termahal di dunia. Foto: Getty Images/Nopadol Uengbunchoo |
4. Caviar
Secara tradisional, caviar merujuk pada telur ikan sturgeon liar yang hidup di wilayah Laut Kaspia dan Laut Hitam. Ukuran telur caviar relatif kecil dengan permukaan mengilap.
Warnanya bervariasi mulai dari keemasan, hijau gelap, hingga hitam pekat. Rasanya asin dengan aroma laut yang khas, disertai sensasi sedikit manis saat telur pecah di dalam mulut.
Terdapat berbagai jenis caviar yang berasal dari spesies sturgeon berbeda, seperti Beluga, Osetra, Sevruga, dan Siberian Sturgeon. Sebab populasi ikan sturgeon yang menurun, caviar menjadi telur ikan termahal di dunia.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN