Rempah jamak ditambahkan pada berbagai hidangan. Jenisnya beragam, termasuk yang super spesial dengan harga ribuan dollar. Rempah ini pun sama spesialnya dengan emas!
Rempah merupakan bahan makanan penting di dapur karena mampu menambah aroma sekaligus karakter pada hidangan. Namun, ada beberapa rempah yang harganya sangat mahal karena proses pengolahan dan ekstraksinya sangat rumit.
Melansir dari Times of India (14/3), berikut 8 rempah termahal di dunia beserta alasan mengapa harganya begitu mahal.
1. Saffron
Saffron memiliki warna oranye cerah dan sering digunakan dalam berbagai hidangan, mulai dari makanan utama hingga dessert. Benang saffron diambil secara manual dari bunga Crocus sativus yang hanya mekar dua kali dalam setahun.
Proses ekstraksi yang dilakukan dengan tangan inilah yang membuat saffron menjadi salah satu rempah termahal di dunia. Di pasar global, harganya bisa mencapai sekitar USD 1.000 hingga 5.000 (Rp 16 juta hingga Rp 84 juta) per 1 pound (453 gram).
2. Serbuk sari adas
Pada tanaman adas (fennel), bagian yang biasa digunakan di rumah tangga adalah umbinya. Namun, bagian yang mahal justru serbuk sari atau pollen dari bunga adas yang sangat kecil.
Serbuk sari ini memiliki rasa yang sangat kuat, langka, dan proses panennya membutuhkan banyak tenaga kerja. Karena itu, harganya bisa mencapai sekitar USD 30 (Rp 509 ribu) per sekitar 28 gram.
3. Biji vanila
Ekstrak vanila relatif murah, tetapi vanila asli dalam bentuk polong atau biji bisa sangat mahal. Di pasar internasional, harganya bisa mencapai lebih dari USD 20 (Rp 339 ribu) untuk 6-8 polong.
Biji vanila sendiri dikenal memiliki rasa creamy dengan sentuhan floral dan karamel yang halus, serta aroma hangat dan manis yang sering digunakan dalam dessert dan minuman.
4. Mahlab
Mahlab dibuat dari biji yang dihancurkan dari pohon Prunus mahaleb dan merupakan rempah yang umum digunakan oleh pedagang rempah di Eropa dan Arab. Rempah ini memiliki perpaduan rasa manis dan aroma floral, biasa digunakan untuk hidangan manis dan dessert panggang.
Proses pengolahannya cukup rumit dan memakan waktu, sehingga harganya bisa mencapai sekitar USD 5-6 (Rp 84 ribu-Rp 101 ribu) per 28 gram.
Simak Video "Video K-Talk: Dinamika Ahn Sung Jae 'Culinary Wars' Temukan Jalannya Sebagai Chef"
(sob/adr)