Terkenal jadi juara 1 di Korea Selatan, gerai malatang ini akhirnya buka di Jakarta. Di sini ada puluhan isian yang dimasak dengan bumbu mala pedas berempah!
Malatang termasuk salah satu hidangan yang populer di Korea Selatan. Meskipun hidangan ini asalnya dari Sichuan, China, cita rasa kebas mala sangat cocok dengan lidah orang Korea yang juga suka pedas.
Hidangan ini terdiri dari bumbu mala, seperti cabai, bubuk cabai, dan lada Sichuan (Sichuan peppercorn). Tingkat kepedasannya bisa disesuaikan, tetapi cita rasa pedas kebas mala yang khas akan tetap terasa di setiap levelnya. Sebab, di dalam biji lada Sichuan mengandung zat Ξ±-hydroxysanshool yang memberikan efek kesemutan atau kebas saat dikonsumsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Detail Informasi (Nama Tempat Makan) | |
| Nama Tempat Makan | Tanghuo Kungfu Malatang |
| Alamat | Gandaria City, Lantai UG, RT.10/RW.6, Kby. Lama Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12240 |
| Instagram @tanghuokungfu.id) | |
| Jam Operasional | Setiap hari 10.00 - 22.00 WIB |
| Estimasi Harga | Mulai dari Rp 15.000 |
| Tipe Kuliner | Malatang khas Korea-China |
| Fasilitas |
|
Restoran malatang nomor 1 di Korea Selatan kini hadir di Indonesia
Begini area makan di Tanghuo Kungfu yang berlokasi di Gandaria City Mall. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Kini mencicipi malatang enak bukan perkara sulit karena ada restoran malatang nomor 1 di Korea Selatan yang bukan di Indonesia, tepatnya Jakarta. Dilansir dari situs tanghuokungfu.com, jaringan restoran ini asalnya dari Heilongjiang, China terkemuka yang sudah punya lebih dari 3.600 lokasi di seluruh dunia. Salah satu cabang terbanyaknya ada di Korea Selatan dengan kurang lebih 490 gerai tersebar.
Tanghuo Kungfu dikenal menawarkan cita rasa Sichuan autentik. Menu yang ditawarkan mulai dari Malatang (berkuah atau sup), Mala Xiang Guo (dry pot atau semacam tumisan), dan Mala Ban (spicy mix) yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing.
Salah satu cabang Tanghuo Kungfu Malatang bisa ditemukan di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan. Area makannya terbilang cukup luas, dengan desain dan perpaduan warna interior cerah yang 'eye catching.'
Tersedia lebih dari 60 topping
Tanghuo Kungfu menawarkan lebih dari 60 isian, mulai dari daging, fish ball, sayuran, mie, dan lain sebagainya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Kalau baru pertama kali makan malatang, kamu tidak perlu bingung. Setelah datang, kamu bisa langsung ke arah etalase bahan makanan yang berada di samping meja kasir.
Restoran malatang ini berkonsep 'no pork no lard', dengan pilihan topping lebih dari 60+. Pilihannya beragam potongan daging sapi, bakso, sosis, wonton, shrimp roll, squid roll, tofu skin, sayuran, fish ball, aneka mie, dan masih banyak lagi.
Untuk daging sapi dan seafood, mereka menawarkan beberapa pilihan. Ada pilihan standar dan juga premium. Jika ingin menikmati yang lebih premium bisa ambil di freezer khusus samping etalase. Harganya pun berbeda, untuk yang premium dibanderol sekitar Rp 50.000 per 100 gramnya.
Aneka isian yang dipilih bisa diletakkan di nampan yang sudah tersedia. Kalau sudah selesai pilih, kamu perlu menimbangnya terlebih dahulu di kasir. Ada minimal berat yang harus dipenuhi yaitu 300 gram. Untuk harga per 100 gramnya dibanderol Rp 33.000.
Isian yang sudah dipilih bisa diolah menjadi beberapa sajian. Mulai dari Singature Mala yang berkuah, Tomato Soup Base, Sichuan Soup Base, Tom Yum Sopu Base, dan Green Pepper Soup Base.
Selain olahan sup, di Tanghuo Kungfu juga tersedia olahan Malaxiangguo (ditumis) dan Malaban (dry atau kering).
Signature Mala dengan isian daging, fish ball, shrimp tail, hingga glass noodle
Setelah dipilih bisa ditimbang terlebih dahulu seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
DetikFood mencicipi hidangan Signature Malatang yang disajikan dalam bentuk sup atau kuah. Kami juga memilih isian yang super komplet!
Mulai dari daging saikoro, daging sapi slice, shrimp tail, dumpling cheese ball, odeng spicy, chicken wonton, sandwich tofu, seafood tofu skin, grilled fish cake, hingga mushroom fish ball. Kami juga melengkapinya dengan glass noodle sebagai tambahan karbohidrat dan sayuran sweet chinese choy sum.
Saat ditimbang, mangkuk kami menampung isian 560 gram engan total harga menjadi Rp 184.800. Untuk tingkat kepedasannya kami memilih di level 2 supaya tetap bisa merasakan sensasi pedas yang seimbang.
Kurang lebih 10-15 menit malatang kami dimasak. Sambil menunggu, kamu bisa mengambil beberapa kondimen sepuasnya di area berbeda. Kondimennya lengkap, mulai dari cincangan bawang putih, gula, garam, irisan daun bawang, kacang, saus kacang, chili oil, dan masih banyak lagi.
Malatang Signature dengan beragam pilihan isian yang menggugah selera. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Saat datang, malatang kami disajikan dalam mangkuk berukuran jumbo. Kuahnya punya warna merah agak oranye yang menggugah selera. Teksturnya cenderung sedang atau mlid, tidak terlalu kental, tetapi tidak cair juga. Ditambah dengan isian yang melimpah, hidangan ini tak sabar kami cicipi.
Kuah malatang identik dengan pemakaian biji lada Sichuan yang memberikan sensasi getir. Namun, di hidangan ini, menurut kami rasa pedas malanya tetap pekat tetapi tidak begitu getir. Untuk ukuran level pedas 2, rasa pedasnya juga masih nyaman di lidah, tidak sampai nyelekit di tenggorokan. Kuah pedasnya pun diimbangi dengan rasa gurih yang ringan.
Isian yang kami pilih juga cocok dinikmati dengan kuah malatang ini. Mulai dari daging saikoronya yang empuk, daging slice yang berlemak, kenyal, tetapi tetap mudah dikunyah.
Kuah mala pedas legit berempah yang nikmat di tenggorokan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Dumpling cheese ball menjadi pilihan yang tidak pernah salah. Olahan bakso ikan ikan ketika digigit mengeluarkan lelehan keju yang nikmat. Odeng spicynya tidak begitu pedas. Pilihan isian lainnya juga terasa nikmat di mulut.
Untuk shrimp tail punya sensasi rasa yang cukup unik karena begitu masuk mulut, kami merasakan sentuhan rasa manis smokey ala saus BBQ. Sementara glass noodlenya unik karena berukuran yang pipih dan ramping sehingga tidak sulit dikunyah. Sayuran hijaunya membantu memberi sensasi segar ringan di mulut.
Malaxiangguo yang tak kalah nikmat
Tersedia juga pilihan malaxiangguo yang tidak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Untuk hidangan kedua kami mencoba isiannya diolah menjadi mala xiangguo yang pada dasarnya merupakan hidangan tumis.
Isiannya kami pilih odeng original, long crab ball, crab claw, chicken wonton, chikuwa yang bentuknya panjang, dan sandwich tofu. Untuk karbohdiratnya kami pilih white beef gluten noodle dan tambahan napa cabbage, bok choy, hingga irisan lotus root sebagai pelengkap.
Malaxiangguo kami memiliki berat 375 gram dengan total semangkuknya dibanderol Rp 123.750. Untuk tingkat kepedasannya, kami memilih level 3.
Karena beratnya masih standar, sehingga disajikan dalam mangkuk yang sedang. Tetapi bentuk mangkuknya berbeda dari hidangan sup. Untuk yang tumisan disajikan dalam mangkuk menyerupai wajan stainless steel.
Dari segi tampilan juga tak kalah menggugah selera. Semua isian yang kami pilih diselimuti dengan bumbu mala merah yang terlihat pedas.
Saat kami cicip, memang rasa pedas biji malanya jauh lebih kuat. Ada pun sensasi getir yang lebih terasa dibandingkan mala kuahnya, namun masih pas, tidak berlebihan.
Hidangan tumis ini juga punya aroma rempah, seperti kari kapulaga yang lebih keluar. Dimasaknya juga tidak sampai terlalu kering, masih ada minyak-minyak cabai yang tersisa di bagian bawahnya.
Untuk level 3, menurut lidah kami yang suka pedas, masih terasa normal. Namun, jika isiannya dicocol ke bagian minyak-minyaknya, baru terasa pedas nyelekit. Isian yang kami pilih juga cocok dipadukan dengan bumbu mala tumis ini.
Sweet and Sour Chicken dan aneka minuman
Tanghuo Kungfu juga punya menu ayam goreng tepung seperti ini yang mirip seperti tangsuyuk, Foto: Detikcom / Atiqa Rana |
Untuk mengimbangi cita rasa hidangan yang serba pedas, kami memesan Sweet and Sour Chicken (Rp 30.000). Hidangan ini mirip tangsuyuk ala Korea-China. Berupa potongan ayam goreng tepung renyah yang disiram dengan saus.
Potongan ayamnya mirip seperti chicken katsu. Teksturnya menurut kami sangat nikmat. Kulitnya super renyah tetapi bagian dalam dagingnya empuk dan tidak begitu basah. Ayam ini kemudian dilumuri saus kuning yang cita rasanya manis asam, seperti ada sentuhan jeruk yuzu menyegarkan.
Aneka pilihan minuman juga bisa dipesan di sini, mulai dari Iced Green Tea (Rp 18.000) yang tawar tetapi menyegarkan, soda seperti Sprite (Rp 20.000), hingga hot atau ice tea (Rp 15.000).
Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)








KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN