Bule Jerman Jual Pancake Rp10 Ribuan di Kemayoran, Sudah Diantre dari Subuh!

Bule Jerman Jual Pancake Rp10 Ribuan di Kemayoran, Sudah Diantre dari Subuh!

Atiqa Rana - detikFood
Minggu, 14 Jun 2026 12:00 WIB
Pancake German
Foto: Detikcom / Atiqa Rana
Jakarta -

Kreasi pancake khas Jerman kini bisa dicoba di Jakarta. Dibuat langsung oleh bule Jerman dengan aneka varian topping dan harga mulai Rp 10 ribuan aja!

Variasi pancake Jerman ada beragam. Salah satu yang populer yaitu Eierkuchen, berupa pancake tradisional yang adonannya biasa terbuat dari campuran telur, tepung, susu, mentega, baking powder, gula, dan garam. Lalu dimasak dalam wajan, diberi isian, digulung, dan disajikan bersama topping.

Mencari pancake Jerman di sekitar Jakarta mungkin sedikit sulit. Namun, akhir-akhir ini ada penjual pancake Jerman yang tengah menarik perhatian banyak orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jualannya memang hanya di gerobak sederhana, tetapi dibuat langsung oleh orang Jerman asli dengan resep yang juga dibawa dari negara asalnya.

German Pancake House namanya, yang menawarkan pancake Jerman dengan berbagai macam variasi isian dan topping. Harganya juga murah meriah, per buah dibanderol mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 15.000 saja.

ADVERTISEMENT

Menurut pemiliknya yang merupakan orang asli Jerman, usaha ini sudah dimulai sejak tahun lalu. Namun memang baru viral akhir-akhir ini.

Saat ini German Pancake House buka di dua lokasi berbeda. Tim detikFood menghampiri lokasinya yang ada di Sumur Batu. Namun saat kami sampai pukul 09.30 pagi, rupanya pancake sudah habis terjual karena banyak yang sudah antre sejak pukul 05.00 subuh. Akhirnya kami balik lagi ke lokasi kedua di sore harinya yang terletak di Masjid Akbar Kemayoran.

Pancake GermanIni dia German Pancake House yang viral diantre banyak orang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Untungnya kami datang tepat waktu di saat pemiliknya masih menyiapkan gerai dan baru ada satu pelanggan yang antre. Kami pun mendapat urutan ke dua. Kurang lebih kami sampai di pukul 15.41, dan gerainya resmi dibuka pukul 16.00 WIB.

Semuanya disiapkan sendiri oleh bule Jerman tersebut. Mulai dari bahan-bahan, adonan, proses pemesanan, memasak pancake, sampai penyajiannya ia lakukan sendiri.

Bule itu mengungkap jika dulu dia bekerja di sebuah perusahaan di Jerman. Namun, memang memiliki hobi di dunia baking. Ia pun mendapat resep pancake ini dari ibunya. Adonan pancake yang disiapkan dibuat mirip seperti di Jerman asli, meskipun memang ada sedikit modifikasi untuk menyesuaikan bahan-bahan yang ada di Indonesia.

Adonan yang sudah dibuat lalu dimasak dalam wajan teflon. Diberi sedikit minyak, lalu adonan dituangkan perlahan. Kurang lebih pancake dimasak 3 sampai 5 menit sampai sisi-sisinya berubah agak kecokelatan. Lalu pancake diberi isian sesuai yang pelanggan pilih. Pancake digulung, barulah diberi lumuran topping.

Pancake GermanBanyak varian menarik yang bisa dioba dari German Pancakr House. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

DetikFood memesan beberapa varian pancake. Setiap varian sudah termasuk free 1 topping gratis, pilihannya ada coklat, tiramisu, susu, dan stroberi.

Adonan pancakenya memang agak berbeda dengan pancake Amerika yang cenderung tebal dan kecil. Pancake Jerman ini adonannya agak mirip seperti crepes Prancis yang lebar tetapi masih terbilang tebal, tidak setipis crepes. Teksturnya lembut dan lembab, bukan tipe yang kering.

Rasa adonan aslinya sebenarnya hambar tetapi ada sentuhan rasa gurih seperti garam, bukan gurih mentega. Namun, rasa adonan seperti ini memang lebih menyatu jika dikombinasikan dengan berbagai macam topping.

Menurutnya, di Jerman biasanya pancake ini diberi topping yang lebih komplet, seperti buah-buahan hingga es krim. Namun, topping yang ia sajikan di Jakarta dibikin agak berbeda supaya lebih menarik dan harganya juga tidak terlalu mahal.

"Di Jerman ini biasanya pakai topping buah-buahan atau es krim. Tapi di sini kita gak pake karena harganya akan jadi lebih mahal," ujarnya kepada detikFood.

Pancake GermanVarian cokelat keju hingga kayu manis cokelat bisa dicicipi di sini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pancake gula dengan topping susu menjadi salah satu yang kami pesan. Harganya dibanderol Rp 10.000 saja. Pancakenya diberi isian gula pasir lalu bagian atasnya dilumuri susu kental manis. Perpaduannya menurut kami masih pas di lidah. Penambahan gula dan susunya memberi sentuhan rasa manis yang pas.

Varian pancake kayu manis dengan topping cokelat menurut kami paling istimewa. Harganya juga masih Rp 10.000. Adonan pancakenya ditaburi bubuk kayu manis yang memberi sentuhan rasa rempah kayu manis yang ringan khas. Kombinasi isian dan topping ini memberi sentuhan rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang pas.

Pancake GermanTersedia juga variasi pancake Jerman yang disajikan dengan toppimg tiramisu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

Pancake cokelat keju seharga Rp 15.000 juga bisa dicoba. Diisi dengan parutan keju yang sangat royal, memberi sentuhan rasa gurih spesial. Kalau mau yang agak berbeda, bisa coba varian pancake stroberi Rp 12.000 yang kami padukan juga dengan topping stroberi. Mereka pakai semacam saus stroberi yang cenderung kental dan memberi sentuhan rasa sedikit asam.

Pancake keju dengan topping tiramisu juga kami coba (Rp 13.000). Kombinasi isian dan topping ini memberi perpaduan rasa gurih, manis, sedikit pahit khas dari saus tiramisunya.

Semenjak viral, gerainya semakin ramai didatangi banyak pelanggan. Dalam sehari, bule Jerman tersebut bisa membuat lebih dari 100 pancake.

Saat ini German Pancake House buka setiap Selasa-Sabtu di Sumur Batu, pukul 06.00-11.00 WIB. Di cabang Masjid Akbar buka setiap Selasa-Minggu pukul 16.00-21.00 WIB dan Minggu pagi di Masjid Akbar pukul 06.00-11.00. Namun, sebaiknya datang lebih awal sebelum kehabisan.



(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads