Sarapan dikenal sebagai waktu makan terpenting. Pilih makanan yang tepat. Jangan sampai konsumsi makanan populer ini yang justru berefek buruk untuk kesehatan usus.
Sarapan sangat disarankan karena tubuh bisa mendapat asupan energi untuk memulai hari. Sarapan menyediakan energi bagi tubuh dan otak setelah berpuasa semalaman.
Meskipun sarapan penting, pilihan makanan yang dikonsumsi saat sarapan tetap perlu diperhatikan.
Seorang ahli gastroenterologi bersertifikasi di Amerika Serikat bernama dr. Pal Manickam, mengungkap menu sarapan klasik yang menurutnya tidak baik untuk pencernaan.
Apa saja makanan yang perlu dihindari? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Hindustan Times (16/3).
1. Roti tawar dengan mentega dan selai
Banyak orang Indonesia dan Asia lainnya senang sarapan roti tawar karena praktis dan enak. Hanya perlu diolesi mentega, meses, atau selai, lalu siap dimakan.
Namun asupannya perlu diperhatikan lantaran roti tawar putih sarat dengan karbohidrat dan tidak mengandung serat.
Sedangkan selai dan mentega juga bisa meningkatkan asupan lemak dan gula, yang akhirnya memicu lonjakan gula darah. Hal ini pun membuat perut merasa lapar kembali setelah satu jam.
2. Mie instan
Mie instan juga sering dipilih karena murah dan praktis. Rasanya juga enak dan dikenal dapat mengenyangkan perut sementara.
Sayangnya mie instan terdiri dari karbohidrat olahan yang juga tinggi akan kandungan natrium dan zat adiitif. Menjadikannya bukan pilihan terbaik menurut Manickam.
Menurutnya, mie instan tidak memberikan asupan protein atau serat apa pun bagi tubuh dan hanya berfungsi sebagai beban bagi usus.