Roti tawar jadi menu sarapan favorit banyak orang. Namun, apakah mengonsumsi roti tawar putih setiap hari baik untuk kesehatan?
Selain nasi, banyak orang suka mengonsumsi roti tawar putih. Bahkan, roti tawar menjadi andalan sarapan setiap hari.
Roti ini memang terkenal enak dan cocok dipadukan dengan berbagai macam selai atau isian. Sayangnya, roti tawar memiliki reputasi buruk karena kandungan nutrisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apakah mengonsumsi roti tawar putih setiap hari memberikan efek samping? Dilansir dari realsimple.com (31/7), berikut penjelasannya!
1. Informasi gizi roti tawar
Roti tawar memang mengandung lebih sedikit serat, tetapi memiliki beberapa vitamin dan nutrisi penting lainnya. Foto: iStock |
Ahli Valery Kallen, RD, seorang ahli diet terdaftar mengungkap, white grains atau biji-bijian yang ditemukan di roti atau nasi putih merupakan tepung atau biji-bijian yang telah dimurnikan untuk menghilangkan lapisan dedak dan lembaga (bran dan grem). Artinya, makanan mengandung lebih sedikit serat, vitamin, dan mineral daripada makanan dengan kandungan biji-bijian utuh.
Namun, ini bukan berarti makanan tersebut secara otomatis buruk atau tidak relevan secara nutrisi. Faktanya ada beberapa situasi yang membutuhkan energi tinggi di mana roti putih bisa sangat bermanfaat.
Biji-bijian putih menurutnya dicerna lebih cepat daripada biji-bijian utuh kaya serat. Artinya, roti putih sangat bagus jika kamu membutuhkan lonjakan energi dengan cepat. Selain itu, roti tawar puth juga bisa mengisi kekurangan nutrisi umum. Pasalnya, di dalamnya ada kandungan vitamin B, asam folat, dan zat besi. Roti ini juga mudah dicerna dan mendukung pertumbuhan bakteri dalam usus, termasuk Lactobacillus dan Bifidobacterium.
2. Efek jangka pendek konsumsi roti tawar putih setiap hari
Mengonsumsi roti tawar bisa menyebabkan lonjakan gula darah dan penurunan gula darah dengan cepat. Foto: Getty Images |
Mengonsumsi roti tawar putih setiap hari bisa memengaruhi tubuh secara berbeda, tergantung pada seberapa banyak yang dimakan dan dengan apa roti tersebut dipadukan.
Dalam jangka pendek, efek yang bisa langsung terasa adalah lonjakan gula darah dan lapar muncul lebih cepat. Pasalnya, roti tawar putih biasanya terbuat dari tepung olahan yang kandungan serat dan nutrisinya dihilangkan agar lebih tahan lama.
Kurangnya serat menyebabkan roti dicerna dengan cepat, tetapi dapat meningkatkan gula darah dengan cepat dan menurunkannya dengan cepat juga. Hasilnya, kamu akan lebih mudah merasa lapar.
Namun responnya tidak sama untuk semua orang. Bagi banyak orang yang kondisinya sehat, lonjakan tersebut bersifat sementara dan tidak signifikan.
3. Efek jangka panjang konsumsi roti tawar
Seiring waktu, konsumsi roti tawar secara teratur tanpa nutrisi seimbang bisa menimbulkan sejumlah risiko kesehatan.
Dalam jangka panjang, Michelis berpendapat bahwa risiko terbesarnya adalah terkenal diabetes tipe 2 dan kekuatan otot yang melemah. Sebab, asupan serat yang dibutuhkan dari sayuran, kacang-kacangan, hingga buah-buahan justru digantikan dengan roti tawar putih.
4. Orang yang paling dapat manfaat dari konsumsi roti tawar
Meski terdengar buruk, roti tawar putih sebenarnya bermanfaat untuk sebagian orang, terutama penderita IBS (Irritable Bowel Syndrome) dan IBD (Inflammatory Bowel Disease).
Ahli Kallen menjelaskan, bagi sebagian penderita IBS, serat tidak larut bisa sangat sulit ditoleransi dan mampu menyebabkan gas serta kembung. Sedangkan roti tawar putih mudah dicerna oleh mereka. Bahkan roti sourdough sekalipun dianggap tidak baik karena proses fermentasi lambat bisa memecah fruktan, yang menjadi pemicu utama IBS.
Kelompok lain yang memperoleh manfaat konsumsi roti tawar putih adalah mereka yang sedang dalam pemulihan dari gangguan makan. Makan roti tawar putih disebut dapat memberi energi dengan cepat dan mudah diakses.
5. Cara mengonsumsi roti tawar putih agar lebih sehat
Kalau mau lebih sehat bisa memadukan roti ini dengan makanan gizi seimbang lainnya. Foto: Istimewa |
Secara umum, pola makan secara keseluruhan lebih penting daripada satu makanan buruk yang dikonsumsi. Meski roti tawar putih dinikmati secara teratur, makanan ini tetap bisa menjadi bagian dari makanan seimbang jika dipadukan dengan bahan kaya nutrisi lainnya.
Salah satunya menggabungkan roti tawar putih dengan alpukat yang mampu memberikan asupan 5 gram serat. Kandungan lemak sehat di dalam alpukat juga bisa memperlambat pencernaan dan membantu rasa kenyang.
Simak Video "Gulai Kerapu & Sayur Tauco Kok di Nasi Padang?"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN