Tak hanya asal perut kenyang, kamu harus tetap menjalani pola makan sehat saat berpuasa. Begini triknya saat sahur dan berbuka.
Menjalani puasa Ramadan butuh persiapan agar tubuh tetap bugar. Pola makan saat sahur dan berbuka sangat menentukan energi sepanjang hari.
Salah pilih menu bisa bikin tubuh lemas, cepat haus, dan sulit fokus. Karena itu, penting memahami asupan yang tepat selama berpuasa.
Tak hanya soal kenyang, asupan makanan sehat membantu menjaga metabolisme dan daya tahan tubuh. Kombinasi gizi seimbang juga mencegah gangguan pencernaan.
Dikutip dari SSMC (31/3/23) berikut penjelasannya:
1. Pola Makan saat Buka Puasa
Buka puasa sebaiknya dilakukan secara bertahap agar tubuh tidak kaget. Langkah pertama, minum segelas air hangat untuk membantu menghidrasi dan mengaktifkan metabolisme.
Setelah itu, berbukalah dengan makan kurma yang kaya gula alami dan nutrisi. Kurma membantu memulihkan energi tanpa membuat perut terasa penuh.
Hindari langsung menyantap makanan porsi besar saat berbuka. Makan perlahan dengan air dan sedikit kurma sebelum salat Magrib membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.
Batasi asupan gula berlebih dari minuman bersoda atau jus kemasan. Konsumsi gula berlebihan bisa memicu lonjakan gula darah dan kenaikan berat badan.
Pilih makanan sehat seperti sup, salad hijau, dan lauk panggang atau kukus. Tambahkan protein tanpa lemak serta lemak sehat dari ikan, alpukat, dan kacang-kacangan.
2. Tips Di Antara Buka Puasa-Sahur
Di sela waktu berbuka dan sahur, hindari konsumsi makanan olahan. Jenis makanan ini bisa memicu kembung dan retensi air yang membuat tubuh lebih cepat haus.
Sebagai gantinya, pilih camilan sehat seperti kacang-kacangan, yogurt, buah, dan sayuran segar. Pilihan ini membantu memenuhi nutrisi sekaligus menjaga hidrasi tubuh.
Asupan tepat di malam hari membantu tubuh tetap bugar saat berpuasa keesokan hari. Pola makan seimbang juga mencegah rasa lemas dan lapar berlebihan.
Simak Video "Video: Tradisi Bagi-bagi Bubur Suro untuk Buka Puasa di Palembang"
(raf/adr)