Ini Cara Praktis Mengukur Porsi Makan dengan Tangan

Lusiana Mustinda - detikFood Selasa, 15 Jan 2019 12:30 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Agar tak kebablasan, ahli gizi membuat panduan ukuran porsi untuk atasi obesitas. Dengan cara ini tak perlu repot untuk menimbang bahan makanan.

Menurut British Nutrition Foundation, banyak orang yang makan berlebihan atau melakukan diet yang tidak seimbang. Dengan bantuan tangan, kita bisa mengetahui berapa banyak setiap makanan yang harus dimakan agar dapat membuat orang lebih sadar akan kalori.

Ini Cara Praktis Mengukur Porsi Makan dengan TanganFoto: Istimewa

Panduan ini mengajarkan Anda untuk memanfaatkan tangan, jari dan ibu jari sebagai alat untuk menunjukkan berapa banyak porsi yang bisa dimakan. Dibuatnya alat yang mudah diaplikasikan ini karena pemerintah terus memperingatkan tentang bahaya obesitas yang kian meningkat karena konsumsi kalori secara berlebihan.

Panduan ini dibuat oleh British Nutrition Foundation untuk mengukur berapa berat makanan yang mengandung karbohidrat, protein, susu, buah, sayuran dan minyak dalam kalori yang disarankan pemerintah. Dalam sehari, pria dewasa membutuhkan kalori sekitar 2.500 Kkal dan wanita 2.000 Kkal.

Baca juga: Gunakan Tangan Sebagai Ukuran untuk Kontrol Porsi Makan

Dengan mengukur porsi makanan dengan tangan tentu akan membuat kita 'makan lebih sedikit'. Satu porsi dada ayam panggang, salmon fillet matang atau steak matang yang disarankan adalah berukuran sekitar setengah ukuran tangan Anda. Keju tidak boleh lebih dari 'seukuran dua jempol bersama' dan pasta mentah 'dua genggam'.

Saran-saran ini sejalan dengan pola makan yang baik menurut pemerinta dimana makanan kita harus terdiri dari sepertiga buah dan sayuran, sepertiga karbohidrat dan sisanya dibagi antara susu dan protein. Ini berarti setiap hari, kita dapat makan lima atau lebih porsi buah dan sayuran, tiga hingga empat porsi karbohidrat seperti roti, nasi atau pasta dan masing-masing dua hingga tiga porsi protein dan susu.

Sebagian besar orang membuat pasta dengan perkiraan kasar. Tetapi justru perkiraan ini meleset sehingga dapat menambah hampir dua kali lipat kalori yang dibutuhkan. BNF menemukan bahwa ukuran yang paling umum dikonsumsi adalah 230 gram (324 Kkal) dan 10 persen orang mengonsumsi 350 gram (500 kalori), sebelum ditambahkan saus atau bahan makanan lain. Agar porsinya tepat, disarankan menggunakan jari yang dibentuk seukuran koin untuk spaghetti.

Ini Cara Praktis Mengukur Porsi Makan dengan TanganFoto: Istimewa

Dikutip dalam Daily Mail (15/01) Minyak harus digunakan dalam 'jumlah kecil' sebagai tambahan. Penggunaan pengukuran sendok menunjukkan berapa banyak kalori yang terkandung dalam makanan seperti minyak. Minyak zaitun atau minyak sayur untuk memasak per sendok makan mengandung 99 Kkal.

Baca juga: Ikuti Aturan Porsi Tangan Ini untuk Konsumsi Makanan dengan Jumlah Ideal (1)

Kelompok makanan ini bisa dinikmati dalam porsi kecil. Misalnya dalam kelompok karbohidrat, kentang panggang sekitar 213 Kkal untuk ukuran sekepalan tangan. Sedangkan popcorn biasa 94 Kkal sebanyak tiga genggaman.

Para ahli dari Statistik Nasional telah menyarankan bahwa orang tidak suka mengambil pekerjaan yang berat dan akhirnya berbohong pada diri sendiri tentang seberapa banyak mereka makan. Dengan mengonsumsi makanan berporsi tepat dapat membantu kurangi obesitas.

Beberapa usulan pun telah dilakukan oleh pemerintah demi menekan angka obesitas. Seperti pajak tambahan untuk minuman manis pada bulan April. Pemerintah juga mewajibkan semua restoran dan gerai makanan cepat saji (fast food) untuk menampilkan jumlah kalori dalam setiap menu makanan mereka. (lus/odi)