Biji kopi panggang gelap (dark roast) dan panggang ringan (light roast) jadi favorit pencinta kopi. Lantas, apa perbedaannya dan mana yang lebih menyehatkan?
Kopi menjadi minuman sehari-hari yang dinikmati banyak orang. Tak cuma mencari kenikmatan rasanya, tetapi banyak juga yang minum kopi karena ingin mendapatkan manfaat sehat.
Minum kopi telah lama dikenal menawarkan manfaat beragam, mulai dari menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan peforma fisik, hingga meningkatkan kewaspadaan.
Namun, penting diketahui jika manfaat tersebut akan sangat bergantung pada jenis biji kopi maupun proses pemanggangan biji kopi.
Terdapat beberapa jenis pemanggangan biji kopi, termasuk pemanggangan ringan (light roast), pemanggangan sedang (medium roast), dan pemanggangan gelap (dark roast). Masing-masing jenis pemanggangan menawarkan rasa, aroma, dan manfaat uniknya sendiri.
Namun di antara ketiga jenis pemanggangan biji kopi tersebut, biji kopi panggang ringan dan biji kopi panggang gelap menjadi yang paling umum dikonsumsi.
Di antara keduanya, mana yang menawarkan profil nutrisi lebih baik? Dilansir dari coffeebrandoffee.com (10/4/2025), berikut penjelasannya.
1. Mengenal light roast atau biji kopi panggang ringan
Biji kopi yang dipanggang ringan biasanya diproses pada suhu sekitar 180-250 derajat celcius. Selama pemanggangan, biji kopi berwarna cokelat muda dengan kandungan kafein tinggi serta kilau minyak tidak begitu terlihat.
Tingkat sangrai ini punya karakter rasa lembut dan cocok bagi kamu yang suka tekstur kopi mirip seperti teh.
2. Mengenal dark roast atau biji kopi panggang gelap
Di sisi lain, ada dark roast atau biji kopi yang dipanggang dengan suhu umumnya di atas 225 derajat celcius. Kopi dark roast pada dasarnya tidak menyimpan karakter apa pun selain rasa gosong atau pahit seperti bau hangus, lapor ottencoffee.com (1/4/2024)
Biji kopi yang disangrai pada tingkatan ini punya tampilan lebih mengkilap karena oil atau minyak yang dikandung dikeluarkan cukup banyak akibat proses sangrai lama.
Simak Video "Pengusaha Kafe Belum Rasakan Dampak Kenaikan Harga Biji Kopi"
(aqr/adr)