Cara minum kopi yang tepat disebut bisa bantu jaga kesehatan hati. Dokter ungkap jenis, takaran, hingga metode seduh yang disarankan.
Kopi jadi minuman favorit banyak orang untuk memulai hari. Selain bikin melek, ternyata ada manfaat lain yang jarang disadari.
Seorang dokter mengungkap konsumsi kopi bisa bantu menjaga kesehatan hati. Namun, cara membuat dan minumnya tak boleh sembarangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika diseduh dengan tepat, kopi disebut memberi efek positif. Bahkan, risikonya terhadap penyakit hati bisa berkurang.
Dikutip dari Food NDTV (22/4) berikut penjelasan dokter:
1. Kopi Disebut Punya Manfaat untuk Hati
Kopi Disebut Punya Manfaat untuk Hati. Foto: iStock |
Dokter spesialis hati Abby Philips, yang dikenal sebagai pemilik akun X @theliverdoc, dari India menyebut kopi punya manfaat besar. Ia membagikan penjelasan ini lewat media sosial.
Menurutnya, kopi termasuk minuman dengan bukti kuat untuk kesehatan hati. "Kopi salah satu minuman yang terbukti bermanfaat untuk hati," ujarnya.
Studi meta-analisis menunjukkan peminum kopi reguler memiliki risiko fibrosis hati yang signifikan sekitar 35% lebih rendah dan risiko kanker hati hampir 50% lebih rendah dibandingkan dengan non-peminum.
2. Jumlah Konsumsi Jadi Kunci
Efek konsumsi kopi pada hati disebut bergantung pada jumlah konsumsi. Semakin rutin diminum, manfaatnya bisa lebih terasa.
Ia menyarankan konsumsi 2-3 cangkir per hari. "Efeknya tergantung dosis, 2-3 cangkir masih wajar jika ditoleransi," jelasnya.
Asupan kafein harian sekitar 300 mg dianggap aman. Jumlah ini setara tiga cangkir kopi. Adapun untuk cangkir/cup yang dimaksud adalah sejumlah 240 ml.
3. Jenis Biji dan Cara Seduh Penting
Ilustrasi biji kopi. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW |
Jenis kopi juga berpengaruh pada manfaatnya. Biji Arabika dinilai lebih unggul dibanding Robusta.
"Arabika lebih kaya antioksidan seperti polifenol," ujarnya. Senyawa ini berperan melindungi hati.
Proses roasting juga penting untuk diperhatikan. Sang dokter menyarankan pilih biji kopi yang diproses medium roast (kopi sangrai medium). Kopi sangrai medium memiliki kandungan asam klorogenik (CGA) yang jauh lebih tinggi daripada dark roast (kopi sangrai gelap). Sangrai gelap secara termal mendegradasi CGA, antioksidan utama yang berperan dalam fungsi hati.
4. Metode Seduh yang Direkomendasikan
Metode seduh turut menentukan dampak kopi pada tubuh. Kopi filter disebut pilihan paling aman untuk konsumsi harian. "Kopi filter membantu menyaring senyawa yang bisa menaikkan kolesterol," jelasnya. Filter kertas menangkap zat tertentu.
Ia juga menyarankan minum kopi hitam. "Minum tanpa gula atau tambahan lain lebih baik," katanya. Untuk metode seduh ideal gunakan saring/tetes/tuang dengan komposisi15 g kopi bubuk untuk 250 ml air. Ini adalah rasio penyeduhan standar dan menghasilkan ekstraksi asam klorogenik dan kafein yang bersih.
5. Tetap Perlu Gaya Hidup Sehat
Ilustrasi kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Meski bermanfaat, minum kopi bukan solusi tunggal. Pola hidup sehat secara keseluruhan tetap jadi faktor utama kesehatan hati.
Ahli gizi Neeraja Mehta mengingatkan hal ini. Ia menyebut kopi hanya bagian kecil dari gaya hidup sehat. "Kopi bisa membantu, tapi tidak menggantikan pola hidup sehat," ujarnya. Faktor lain seperti tidur dan pola makan bergizi seimbang tetap penting.
Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN