×
Ad

Kenapa Mie Instan Cuma Butuh Beberapa Menit untuk Matang?

Atiqa Rana - detikFood
Kamis, 20 Agu 2026 11:30 WIB
Foto: Getty Images/leolintang
Jakarta -

Mie instan menjadi salah satu makanan praktis dan enak yang dicintai banyak orang. Namun, pernahkah kamu berpikir kenapa mie ini lebih cepat matang? Berikut alasannya!

Di antara banyaknya pilihan makanan, mie instan termasuk salah satu yang digemari banyak orang dari berbagai kalangan. Olahan mie ini terkenal dengan kepraktisannya. Mie instan menawarkan rasa yang enak dengan berbagai macam varian, harga terjangkau, umur simpan yang panjang, dan waktu persiapan minimal.

Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa mie ini bisa dimasak cepat dan tidak butuh waktu lama seperti mie segar? Tidak sekadar karena sebutan 'instan' tetapi ada alasan di baliknya.

Penasaran? Berikut penjelasannya, seperti dilansir dari situs Times of India (18/8).

1. Bahan masakan yang dimasak dulu sebelum dikeringkan

Mie instan biasanya sudah dikukus atau dimasak sebagian terlebih dahulu. Foto: iStock

Proses pertama pembuatan mie instan adalah pengukusan atau steaming. Setelah adonan dibentuk menjadi untaian, mie tersebut dipanaskan dengan uap bersuhu sekitar 95-100 derajat Celcius selama 1-2 menit di pabrik. Menyebabkan adonan ini termasak sebagian dan pati di dalam tepung terigu mengalami gelatnisisasi.

Gelatinisasi pati merupakan proses di mana butiran pati menyerap air dan mengembang setelah dipanaskan. Pada mie instan, produsen sengaja mempercepat sebagian besar proses di pabrik agar konsumen bisa memasaknya lebih cepat.

Sebuah studi yang diterbitkan di Science Direct menemukan bahwa pengukusan mie dengan memasaknya sebagian dapat mengurangi entalpti gelatinisasi pati. Menunjukkan bahwa pati tersebut telah mengalami gelatanisisasi yang substansial. Para peneliti juga mencatat bahwa pengukusan digunakan dalam produksi mie instan untuk melakukan pra-gelatinisasi pati dan mengurangi waktu memasak.

2. Mie instan digoreng terlebih dahulu

Selain dikukus, mie instan juga biasanya digoreng sebentar dalam suhu panas terlebih dahulu. Foto: iStock/Istimewa

Tak hanya mengalami proses pengukusan, mie instan juga biasanya dikeringkan dengan cara digoreng sebentar dalam minyak panas. Metode ini memiliki peran penting dalam rekayasa pangan. Dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam blok mie yang sudah dikukus dengan merendamnya dalam minyak panas berushu 140-150 derajat celcius selama 60-120 detik.

Selama proses penggorengan, air yang terperangkan di dalam mie dengan cepat berubah menjadi uap dan keluar. Saat uap air keluar, menciptakan jaringan pori-pori dan saluran kecil di seluruh blok mi.

Struktur berpori ini sangat penting karena memberikan banyak jalur bagi air mendidih untuk masuk ke dalam mie, membuat proses memasaknya menjadi lebih cepat.



Simak Video "Ahli Gizi Tak Sarankan Sahur Pakai Mi"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork