Selain hidangan utama, sejumlah negara juga punya kue khas. Situs Taste Atlas baru-baru ini membagikan daftar kue paling ikonik di dunia dan kue lapis masuk daftar!
Kue tradisional merupakan salah satu representasi budaya dari setiap negara. Menjadi simbol budaya dan upacara adat hingga menjadi sarana pelestarian sejarah dari generasi ke generasi. Tak heran jika di sejumlah negara, tak hanya makanan utamanya saja yang populer, tetapi juga kue tradisionalnya. Bahkan, tidak sedikit kue tradisional yang dianggap ikonik sampai populer di negara lain.
Dalam unggahan Instagram @tasteatlas (30/6), mereka membagikan daftar kue paling ikonik di dunia. Kue yang masuk dalam daftar pun mulai dari basque cheesecake dari San Sebastian hingga kue lapis Indonesia.
Berikut daftar serta penilaian selengkapnya terkait kue ikonik di dunia!
1. Schwarzwälder Kirschtorte
Salah satu yang masuk ke dalam kue paling ikonik adalah Schwarzwälder Kirschtorte atau dikenal luas sebagai kue black forest. Kue ini asalnya dari Jerman yang terdiri dari lapisan kue bolu cokelat, whip cream, dan ceri direndam dalam minuman kirschwasser. Kirschwasser adalah sejenis minuman alkohol ceri khusus dari wilayah Black Forest, biasanya ceri diambil dari ceri Morello, sejenis ceri asam.
Kue ini menjadi ikonik karena perpaduan harmonis antara bolu cokelat lembut, whipped cream, ceri asam segar, dan Kirschwasser (schnapps ceri). Selain itu penggunaan minuman ceri alkohol juga dianggap wajib karena menjadi identitas utama yang dilindungi secara budaya di Jerman.
Sejak pertama kali muncul d tahun 1934, kue ini telah menjadi makanan penutup Jerman yang paling terkenal dan dinikmati di seluruh negeri. Situs Taste Atlas pun memberi penilaian bintang 4 untuk dessert cake satu ini.
2. Pavlova
Pavlova dari Selandia Baru juga termasuk kue paling ikonik di dunia. Hidangan penutup ini berbahan dasar meringue atau kocokan putih telur dan gula yang teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam. Lalu adonan tersebut diberi aneka topping, seperti whip cream dan selai lemon.
Kue ini menjadi ikonik karena sejarahnya unik untuk menghormati balerina legendaris, Anna Pavlova. Selain itu, kombinasi rasa dan teksturnya juga digemari karena segar tetapi terasa elegan.
Penemu asli pavlova masih diperdebatkan, tetapi penelitian yang disebutkan situs Taste Atlas mengungkap jika pavlova merupakan turunan dari hidangan torte Jerman dan diciptakan pada tahun 192-an selama Anna Pavlova melakukan tur ke Australia dan Selandia Baru. Resep pavlova pun pertama kali muncul dalam bentuk cetak di tahun 1926, sekalipun awalnya muncul bukan sebagai hidangan pavlova yang dikenal saat ini.
Situs Taste Atlas pun memberi penilaian 3.9 untuk dessert Selandia Baru ini.
(aqr/adr)