Prancis dikenal dengan kulinernya yang sangat dihormati dan terkenal enak. Tak hanya roti-rotian khas, seperti croissant, tetapi ada juga dessert yang setidaknya perlu dicoba sekali.
Masakan Prancis banyak yang terkenal dan mendunia. Misalnya aneka roti, kue,hingga saus dan sup yang sering disajikan di restoran.
Namun, menurut chef yang bertahun-tahun menyempurnakan seni kue dan dessert Prancis, deretan dessert khas negara mereka tak kalah luar biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut lantaran dalam pembuatan dessert, mereka menghormati bahan-bahan, budaya, dan tradisi yang harapannya bisa terus melampaui tren, harga, dan lanskap yang selalu berubah.
Dilansir dari thedailymeal.com (14/8), berikut 5 dessert Prancis yang patut dicoba!
1. Gâteau Basque
Gateau Basque termasuk dessert Prancis yang unik dan wajib dicoba. Foto: Thedailymeal.com / iStock/GettyImages |
Wilayah Basque berada di perbatasan Spanyol dan Prancis. Dikenal punya budaya yang berbda dibandingkan kedua negara tersebut.
Hal ini bisa dibuktikan oleh beberapa hidangan khas daerah tersebut, seperti cheesecake Basque yang bagian atasnya gosong.
Tetapi tidak seperti Basque cheesecake pada umumnya, versi Gâteau terdiri dari selai ceri yang diberi rum dan brendi, lalu dioleskan pada kue berwarna cokelat keemasan berbahan dasar kue pastry tart dengan krim. Adonannya jauh lebih tipis daripada kue yang dibayangkan oleh banyak orang. Adonan kuenya juga biasa diberi rasa vanili, cincangan almond, atau kulit lemon.
Bagi chef Caroline Corrente, Gâteau Basque merupakan dessert yang wajib dicoba. Ceri dan krimnya menyeimbangkan semua rasa lapisan kue.
2. Vacherin
Dessert sederhana ini juga tidak kalah menarik dicoba. Foto: Thedailymeal.com / iStock/GettyImages |
Jika mencari dessert yang secara alami bebas gluten tetapi tetap punya tampilan menawan, seperti kue lainnya, vacherin menjadi pilihan tepat.
Dessert ini secara tampilan mirip dengan pavlova Rusia. Tetapi vacherin biasanya dibuat dalam ukuran satu loyang dengan lapisan meringue panggang, es krim, whipped cream, dan buah-buahan yang sudah direndam atau dalam keadaan segar. Begitu kue ini dipotong, kamu akan menemukan lapisan yang punya tampilan memukau.
Awalnya hidangan ini berakar dari Swiss dan terbuat dari pasta almond, bukan meringue. Namun, para chef Prancis mulai membuat versi Prancis sendiri.
Saat ini, vacherin sedang dikaji ulang dan diciptakan kembali oleh para pastry chef di restoran ternama.
3. Tarte Tatin
Tarte Tatin terbuat dari bahan dasar yang sama dengan apple pie Amerika. Namun, penyajiannya jauh lebih memukau.
Bagi chef Cathy Asapahu, hidangan ini menjadi pilihan mudah yang harus dicoba oleh semua orang.
"Ini klasik, selalu disukai banyak orang, dan sangat mengesankan," ujarnya.
Eleazar Villanueva merekomendasikan agar chef pastry pemula mencoba resep Prancis ini di rumah. Memulainya dengan merendam apel dalam gula dan jus lemon sebelum dimasak bersama karamel buatan sendiri. Lalu rendaman apel tersebut ditutup dengan adonan kue, dan dipanggang.
Setelah adonan matang hingga berubah warna menjadi kecokelatan, seluruh loyang dibalik untuk memperlihatkan pola buah apel yang dilapisi oleh karamel indah.
Chef Caroline Corrente mengungkap jika apel ini adalah bintang utamanya. Biasanya punya kulit renyah sempurna tanpa menutupi rasa buah aslinya.
4. Souffle
Ada souffle juga yang sederhana tetapi butuh keterampilan untuk membuatnya. Foto: Thedailymeal.com / iStock/GettyImages |
Souffle dikenal sebagai dessert yang cara pembuatannya rumit dan menantang. Tetapi hidangan ini menawarkan cita rasa lezat jika dibuat dengan benar.
Proses pembuatannya dimulai dari mengocok putih telur hingga mengembang sempurna dan dengan hati-hati mencampurkan bahan-bahan, seperti cokelat atau saus keju.
Meskipun bahannya sederhana, proses pembuatannya perlu diperhatikan. Pasalnya kesempurnaan souffle bergantung pada keseimbangan antara udara yang dikocok bersamaan putih telur, suhu oven, dan banyak faktor lainnya.
5. Religieuse
Nama 'religieuse' diterjemahkan sebagai 'biarawati' atau wanita yang termasuk dalam ordo keagamaan. Mungkin hidangan penutup ini dinamai demikian karena kemiripannya dengan jubah hitam putih seorang biarawati.
Kue ini memang punya ukuran kecil, tetapi penting dalam dunia kuliner kue di Prancis. Bagi chef Eleazar Villanueva, ini adalah salah satu dessert terbaik yang harus dicoba semua orang.
Hidangan penutup ini tergolong klasik, terdiri dari dua adonan choux ringan. Satu lebih besar dan satu lebih kecil. Masing-masing diisi dengan custard lembut dan halus, yang secara tradisional terbuat dari cokelat atau kopi.
Kue yang lebih kecil lalu ditumpuk di atas yang lebih besar. Keduanya disatukan dengan hiasan krim mentega halus, hingga menciptakan siluet indah dan gigitan yang seimbang serta lezat.
Simak Video "Ini Codeblu yang Ternyata Pencipta Croissant Geprek"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN