Saat hidup di kondisi ekstrem, proses masak biasa tidak dapat berjalan. Hal ini memicu terciptanya sejumlah makanan unik.
Beberapa orang di dunia bekerja dalam lingkungan yang tidak normal. Misalnya di lingkungan yang tidak bisa dihuni manusia. Karena itu, konsumsi makanan biasa atau memasak tidak bisa dengan mudah dilakukan.
Untuk bertahan hidup, mereka perlu mengonsumsi makanan yang tepat. Sejumlah makanan pun tercipta. Makanan ini dirancang khusus untuk kondisi lingkungan ekstrem.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentuk dan rasanya mungkin akan terlihat aneh, tetapi makanan-makanan ini yang cocok dikonsumsi, seperti di luar angkasa hingga dalam kondisi genting militer.
Dilansir dari Times of India (22/8), berikut 5 makanan unik yang diciptakan khusus untuk lingkungan ekstrem!
1. Makanan luar angkasa
Makanan luar angkasa memang sengaja diciptakan khusus. Foto: NASA/Wikipedia |
Makanan luar angkasa lebih mirip seperti makanan laboratorium daripada makan siang biasa. Selama misi penjelajahan ke area tanpa gravitasi tersebut, para astronot mengonsumsi makanan yang disiapkan dalam tabung, kantong, dan kubus kecil. Makanan ini dirancang khusus untuk digunakan dalam pesawat luar angkasa.
Alasanya praktis, karena remah-remahan makanan bisa melayang dalam peralatan biasa. Cairan juga bisa tumpah begitu saja serta piring konvensional juga kurang berguna dalam kondisi tanpa gravitasi.
Oleh karena itu, makanan perlu dikemas dalam wadah yang rapat, ukurannya ringan, dan relatif mudah dikonsumsi.
Permasalahannya, makanan luar angkasa terkenal kurang menggugah selera karena makanannya dihaluskan dan dikompres dalam tabung. Tetapi setidaknya bisa membantu memberi asupan kepada para astronot.
2. Makanan untuk cuaca dingin ekstrem
Di lingkungan dingin, biasanya makanan juga dirancang khusus. Foto: Saudi Gazette |
Jauh sebelum hadirnya ransum, masyarakat adat Amerika Utara mengembangkan pemmican. Makanan ini terbuat dari daging kering lemak yang dilelehkan dan terkadang ditambah buah kering.
Keunggulan makanan ini adalah praktis. Kelembapan dalam daging dihilangkan, sedangkan lemak di dalamnya menyediakan energi yang terkonsentrasi.
Campuran yang dihasilkan bisa disimpan dan dibawa dalam jangka waktu lama, sehingga berharga bagi para pelancong, pemburu, atau orang-orang yang melintasi lanskap utara yang keras.
Pemmican punya tekstur yang padat, kering, dan tidak bisa disandingkan dengan makanan ringan pada umumnya. Namun, sangat bermanfaat ketika berada di lingkungan dengan suhu turun drastis dan makanan segar sulit didapatkan. Kombinasi kalori, protein, dan lemak yang padat bisa membantu.
3. Makanan untuk ekspedisi Antartika
Biskuit yang keras biasanya dibawa atau dirancang khusus untuk makanan dibawa ke Antartika. Foto: iStock |
Antartika juga memiliki masalah pangan yang tidak bisa dibandingkan dengan tempat lain. Di sana, hasil bumi segar langka, suhu sangat ekstrem, dan setiap kilogram yang dibawa oleh ekspedisi sangat berarti.
Oleh karena itu, para penjelajah kutub sangat bergantung pada makanan yang padat kalori, tahan lama, dan mudah diangkut. Misalnya, seperti biskuit keras, daging yang diawetkan, cokelat, makanan kering, dan pemmican yang menjadi makanan pokok ekspedisi.
Pemmican sangat penting karena mengandung energi cukup besar dalam jumlah makanan relatif kecil. Beberapa versi pemmican untuk ekspedisi pada dasarnya menggabungkan daging kering dan lemak guna memberi dorongan energi pada orang-orang yang bekerja berjam-jam dalam kondisi beku.
4. Makanan ransum militer
Ransum TNI juga merupakan makanan yang dirancang khusus. Foto: Istimewa |
Makanan militer juga menjadi salah satu contoh paling jelas dari masakan yang dirancang untuk lingkungan ekstrem.
MRE modern atau Meal,Ready-to-eat (makanan siap saji) dibuat untuk tentara yang mungkin tidak punya dapur, kulkas, atau akses yang mudah ke makanan segar.
Ransum TNI bisa berisi beberapa macam makanan, seperti makanan utama, biskuit atau roti, camilan, makanan penutup, serta minuman campuran. Semua makanan dirancang agar bisa disimpan selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
5. Makanan khusus di dataran tinggi
Di ketinggian ekstrem, makan pun menjadi sulit. Memasak juga membutuhkan waktu lebih lama sedangkan tubuh bekerja di bawah tekanan fisik yang berat.
Oleh karena itu, makanan ringan, padat energi, dan relatif mudah disiapkan lebih cocok. Cokelat, kacang-kacangan, buah kering, energi bar, makanan instan, dan makanan lainnya dikonsumsi karena memberikan kalori tanpa menambah beban berlebihan pada ransel pendaki.
Makanan instan sangat berguna karena dapat diubah menjadi makanan panas hanya dengan menambahkan air. Hal ini membantu menghemat ruang dan berat selama ekspedisi di mana setiap gram sangat berarti.





KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN