Espresso dan kopi hitam memiliki perbedaan yang cukup signifikan, mulai dari karakteristik hingga kadar kafein yang terkandung di dalamnya. Mana yang lebih tinggi?
Meski sama-sama berwarna hitam pekat, antara espresso dan kopi hitam memiliki perbedaan yang signifikan. Karakteristik espresso dan kopi hitam dapat dibedakan dari konsistensi cairannya.
Tak hanya itu, menyoal rasa hingga kadar kafeinnya juga memiliki perbedaan jelas. Meski keduanya bisa dikonsumsi langsung, tapi espresso lebih cocok dikreasikan menjadi beragam variasi minuman.
Berikut perbedaan antara espresso dan kopi hitam:
1. Karakteristik Espresso
Espresso merupakan ekstrak kopi murni yang harus diseduh menggunakan mesin kopi khusus bertekanan tinggi. Namun, prosesnya berlangsung dalam waktu singkat sekitar 20-30 detik.
Teksturnya menghasilkan ekstrak kopi pekat dengan lapisan busa (crema) yang kental. Rasa dari espresso lebih kuat dan kompleks. Kamu akan merasakan paduan manis, asam, dan pahit, tergantung pada biji kopi yang digunakan.
2. Karakteristik Kopi Hitam
Kopi hitam jelas berbeda dengan espresso, karena memiliki karakteristik cairan yang lebih encer. Untuk penyeduhan kopi hitam biasanya menggunakan air panas dengan teknik French press, drip, ataupun ala tubruk.
Menyoal rasa, kopi hitam lebih ringan. Ini juga bisa dibedakan berdasarkan tingkat sangrai biji kopinya, jika berada di level 'dark' maka rasanya lebih pekat.
Simak Video "Kuah Unik Soto Arab Betawi dan Pelepas Dahaga Glek & Go"
(yms/adr)