Metode penyeduhan kopi Turki termasuk salah satu yang kuno di dunia. Uniknya, penyeduhan kopi kuno ini justru mulai dilirik oleh specialty coffee.
Kopi Turki selama ratusan tahun dikenal sebagai simbol tradisi dan budaya Timur Tengah. Cara pembuatannya yang ikonik membuat kopi ini memiliki identitasnya sendiri sebagai sebuah metode penyeduhan kopi.
Kopi Turki identik disajikan dalam cangkir kecil, dengan ampas kopi yang mengendap di dasar gelas. Proses pembuatan menggunakan cezve atau ibrik yaitu panci kecil bertangkai panjang menjadi salah satu ciri khasnya.
Keunikan kopi khas Turki ini ternyata membuat dunia specialty coffee melirik jenis racikan tersebut. Di balik penyajiannya ada beberapa fakta unik yang layak untuk diketahui.
Dilansir dari Perfect Daily Grind, (12/5/2026), berikut fakta kopi Turki:
1. Teknik Seduh Kuno
Metode seduh kopi Turki sudah ada sejak lebih dari 500 tahun lalu. Prosesnya menggunakan kopi dengan gilingan super halus yang dimasak perlahan bersama air dalam cezve atau ibrik.
Teknik ini menghasilkan kopi dengan tekstur tebal, aroma kuat, dan lapisan buih krema di permukaan. Dulu metode ini dianggap terlalu tradisional untuk dunia specialty coffee yang identik dengan presisi dan alat modern.
Kini banyak barista mulai menyadari bahwa cezve mampu menampilkan body dan rasa kopi yang sangat kompleks jika dikontrol dengan tepat. Kopi Turki pun dianggap memiliki identitas budaya sekaligus potensi rasa yang berbeda dibanding espresso atau pour over.
2. Digunakan untuk Biji Specialty
Perubahan besar terjadi ketika para roaster mulai menggunakan biji kopi specialty single origin untuk kopi Turki. Sebelumnya, kopi Turki lebih sering memakai roast gelap dengan rasa kuat dan pahit.
Tetapi berkat eksperimen para roaster dan barista, biji kopi medium atau medium light juga bisa diseduh dengan cezve. Justru tingkat kematangan biji kopi tersebut membuat rasa alami kopi semakin keluar.
Beberapa komunitas kopi bahkan menyebut cezve sebagai salah satu metode seduh paling menantang. Sedikit saja kesalahan yang dilakukan akan merusak rasa secara total, alasan menantang inilah yang kemudian membuat banyak orang penasaran.
Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
(dfl/adr)