×
Ad

Dikira Gratis, Lansia Ini Kaget Saat Harus Bayar Makanan

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 22 Apr 2026 19:00 WIB
Foto: Shin Min Daily News / MARCUS GOH/GOOGLE MAPS
Jakarta -

Restoran ini tawarkan makanan gratis bagi pelanggan yang lanjut usia. Sayangnya, ketika pasangan lansia ini mampir ke restoran, mereka justru ditagih biaya makan.

Beberapa restoran atau warung makan kerap memberikan penawaran menarik bagi pelanggan. Salah satunya memberi makan gratis kepada lansia atau orang dengan lanjut usia. Hal ini dilakukan sebuah gerai makan di Singapura, tepatnya di pusat kuliner Bukit Batok West.

Namun tampaknya penawaran tersebut tidak berlaku untuk semua lansia. Pasalnya, pasangan lansia ini mengalami hal tidak menyenangkan ketika makan di gerai tersebut.

Sepasang suami-istri berusia 80 tahun-an mampir ke warung nasi campur vegetarian di pusat kuliner tersebut. Kebetulan memang gerai makan ini memberi informasi bahwa mereka memberi makanan gratis untuk warga lanjut usia.

Namun ketika mampir ke warung ini, pelanggan dibuat terkejut karena dikenakan biaya untuk pesanan makan mereka.

Ketika putri pasangan lansia tersebut meminta penjelasan kepada pemilik warung, pemilik warung mengungkap bahwa pelanggan yang ingin makan gratis perlu menyatakannya dengan jelas ketika memesan makanan.

Warung makan ini menawarkan makanan gartis ke lansia, tetapi ketika ada pasangan lansia datang, mereka justru ditagih biaya makan. Foto: mothership.sg

Menurut putri pasangan lansia ini, ayahnya mengambil makanan apa pun yang ditawarkan oleh warung tersebut. Namun di akhir malah dikenakan biaya.

Pemilik warung bermarga Zhang melakukan klarifikasi. Kepasa Shin Min Daily, ia mengaku terjadi kesalahpahaman dan akan berhati-hati di masa mendatang untuk menghindari situasi serupa.

Sebenarnya memang putrinya yang merekomendasikan pasangan lansia tersebut untuk makan gratis di warung vegetarian Yuan Lai. Putrinya yang bermarga Huang mengetahui informasi ini dari grup chat di media sosial yang menyatakan kalau warung tersebut memberi makan gratis khusus lansia setiap hari pertama dan hari kelima belas di bulan lunar, lapor mothership.sg (21/4).

Orang tuanya mengunjungi warung pada tanggal 17 April, yaitu hari pertama bulan Maret di kalender lunar yang mana seharusnya memenuhi syarat. Sayangnya lansia ini tetap dikenakan biaya S$3,50 (Rp 47.218) dan S$4 (Rp 53.963) untuk makanan mereka.

Terjadi miskomunikasi antara informasi restoran dengan pelanggan, yang akhirnya membuat pelanggan lansia ini tidak jadi dapat makanan gratis. Foto: Shin Min Daily News / MARCUS GOH/GOOGLE MAPS

Oleh karena itu, Huang mempertanyakan sistem makanan gratis yang diiklankan oleh warung tersebut. Ia percaya jika warung mengatakan makanannya gratis, maka seharusnya mereka konsisten.

Pemilik kios, Zhang diketahui telah memberi makanan gratis kepada lansia selama tiga tahun yang didukung oleh sumbangan pelanggan tetap.

"Kami tidak akan menipu orang. Para pengunjung bisa mendapat makanan gratis, mereka hanya perlu memberi tahu kami," jelas pemilik warung.

Di masa lalu, Zhang suka bertanya kepada pelanggan lansia apakah mau makan gratis. Tetapi beberapa menolak dengan mengatakan bahwa mereka mampu membelinya.

"Selain itu, ini hari pertama dan kelima belas bulan lunar yang mana waktu ramai, jadi tidak mungkin untuk bertanya kepada semua orang," jelas Zhang.



Simak Video "Video: Upaya Kepala BGN Wujudkan Zero Error di Program MBG"

(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork