Unggahan video viral menunjukkan sopir ojek online menyeret box berisi pesanan pelanggan di di jalan. Hal tersebut diduga karena ia hanya dapat tarif sedikit untuk jarak antar cukup jauh.
Belakangan ini banyak insiden unik melibatkan sopir ojek online (ojol). Beberapa kejadian sering menarik perhatian banyak orang, seperti yang belum lama ini terjadi di India.
Dalam sebuah unggahan video di akun Instagram @_kapil_patel___, seorang sopir ojek online dari perusahaan Swiggy terlihat mengantar pesanan makan dengan cara tidak biasa. Ia mengendarai sepeda motor dengan box berisi pesanan makan pelanggan yang ternyata tergeletak di jalan, bukan terikat kencang di bagian jok belakang motor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sopir ojol ini terlihat menyeret box isi pesanan makan pelanggan. Foto: Instagram @_kapil_patel___ |
Rupanya sopir ojol ini yang justru menyeret box isi pesanan pelanggan tersebut di jalan. Aksi tersebut bukan tanpa alasan. Ini merupakan bentuk kekecewannya terhadap alur kerja dan masalah pembayaran dari aplikasi tersebut.
Dalam keterangan video, sopir ojek online ini mengungkap dirinya harus mengantar pesanan makan tersebut yang berjarak sampai 6,22 km. Tetapi parahnya, ia hanya menerima bayaran sebesar 35 rupee atau sekitar Rp 6.460, lapor food.ndtv.com (17/4).
Meskipun tahu dirinya sedang direkam, tetapi sopir ojol tersebut tidak peduli dan tetap menyeret box pesanan makan pelanggan di aspal dari motornya.
Unggahan tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Beberapa netizen rupanya membagikan rasa kecewa serupa dengan sopir Swiggy ini.
Seorang netizen berkomentar, "Situasinya sama denganku, saudaraku menarik 8 km hanya untuk 35 rupee."
Netizen lain menandai sikap perusahaan Swiggy dan meminta mereka mengambil langkah-langkah tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Beberapa netizen menyebut situasi ini tidak adil dan merupakan bagian dari eksploitasi besar-besaran terhadap sopir pengantar makanan.
Hal tersebut diduga karena sopir ini hanya mendapat tarif sedikit. Foto: Instagram @_kapil_patel___ |
Video yang viral ini kemudian diunggah kembali oleh pemilik akun X @Mercedes5494. Akun tersebut memberi komentar jika insiden ini menunjukkan apa yang terjadi ketika perusahaan memeras pekerja hingga ke tulang berharap mereka bertahan hidup dengan sisa-sisa makanan.
"Benar-benar memalukan," ujarnya.
Netizen lain ikut mengomentari insiden ini. Ia mengungkap idealnya tip yang didapat oleh sopir ojol didasarkan dari jumlah pesanan, antara 5% dan 10%nya atau setidaknya 3% jika memang mereka menerima sesuatu dari perusahaan.
Ia juga berkomentar jika jarak seharusnya tidak dihitung, tetapi 6,5 km bisa dipatok menjadi batas terjauh radius pengiriman makanan.
(aqr/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN