×
Ad

Kenapa Paskah Identik dengan Berburu Telur? Begini Kisahnya

Riska Fitria - detikFood
Kamis, 02 Apr 2026 17:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta -

Tradisi berburu telur Paskah ternyata punya sejarah panjang, dari simbol kehidupan hingga pengaruh budaya Eropa yang penuh makna. Begini kisahnya.

Perayaan Paskah selalu identik dengan tradisi seru berburu telur atau egg hunt. Tahun ini, Paskah jatuh pada 5 April dan kembali dirayakan meriah.

Anak-anak pun antusias mencari telur warna-warni yang disembunyikan di berbagai sudut. Sekilas, tradisi ini tampak hanya sebagai permainan menyenangkan.

Namun ternyata, egg hunt punya sejarah panjang yang sarat makna simbolis. Dari simbol kehidupan baru hingga budaya Eropa, semuanya saling berkaitan.

Dikutip dari newportri.com (1/4) berikut sejarahnya:

1. Telur Jadi Simbol Kehidupan Baru Sejak Zaman Kuno

Telur Jadi Simbol Kehidupan Baru Sejak Zaman Kuno. Foto: iStock

Sejak zaman pra-Kristen, telur sudah dianggap sebagai simbol kehidupan baru. Banyak budaya kuno mengaitkannya dengan musim semi dan kelahiran kembali alam.

Tradisi ini kemudian diadaptasi oleh umat Kristen. Telur dimaknai sebagai simbol kebangkitan Yesus Kristus dari kematian.

Cangkang telur yang kosong juga punya arti khusus. Ini melambangkan makam kosong setelah kebangkitan Yesus.

2. Pengaruh Tradisi Puasa di Abad Pertengahan

Di Eropa abad pertengahan, umat Kristen menjalani puasa selama masa Prapaskah. Mereka dilarang mengonsumsi produk hewani, termasuk telur.

Untuk menghindari pemborosan, telur biasanya direbus agar tahan lama. Telur ini kemudian dikumpulkan hingga masa puasa berakhir.

Saat Paskah tiba, telur tersebut dimakan atau dibagikan. Momen ini menjadi simbol perayaan setelah masa pengekangan diri.



Simak Video "Sambal Bajak, 'Teman' Menu Andalan"


(raf/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork