×
Ad

Seafood Belum Tentu Halal, Ini 5 Hal yang Perlu Diperhatikan

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 27 Mar 2026 11:30 WIB
Foto: Berbagai sumber
Jakarta -

Dalam Al-Qur'an, seafood mayoritas halal dan bangkainya boleh dimakan. Namun penting untuk memperhatikannya lebih mendalam lantaran seafood bisa jadi haram jika diolah dengan beberapa bahan atau cara yang tidak tepat.

Seafood atau makanan hasil laut dikenal kaya akan nutrisi, seperti protein dan omega-3. Jenis-jenisnya juga beragam, yang paling sering dijumpai adalah ikan, udang, kepiting, tiram, hingga kerang.

Aneka seafood dikenal punya cita rasa nikmat. Jika kondisinya segar dan berkualitas, seafood bisa dimakan dalam keadaan mentah. Namun umumnya diolah dengan berbagai bumbu.

Dalam Al-Qur'an seafood sebenarnya termasuk jenis makanan halal. Bahkan bangkainya boleh dimakan kecuali yang beracun atau berbahaya.

"Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan yang berasal dari laut, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) binatang buruan darat, selama kamu dalam ihram. Dan bertakwalah kepada Allah Yang kepada-Nya-lah kamu akan dikumpulkan (kembali)." (QS Al Maidah: 96).

Namun status halal tidak mutlak jika seafood dicampur bahan haram atau diproses dengan cara tidak benar.

Untuk menjamin kehalalannya, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membeli seafood. Dilansir beberapa sumber, berikut penjelasannya :

1. Memperhatikan label dan sertifikat halal

Pastikan untuk memerhatikan label halal dana kemasan seafood. Foto: Getty Images/haha21

Saat ini banyak seafood yang diproduksi dalam kemasan frozen. Jika membeli seafood seperti itu, pastikan untuk mencari yang berlabel atau bersertifikat halal.

Dengan membeli seafood dengan label dan sertifikasi halal, sudah dipastikan memenuhi standar kehalan yang ditetapkan.

2. Berkomunikasi dengan penjual

Jika membeli seafood segar di supermarket atau pasar, kamu bisa bertanya langsung dengan penjual. Misalnya bertanya asal-usul seafood yang dijual, bagaimana metode pengolahannya, dan apakah sudah mendapat sertifikat halal atau belum.

Penjual mungkin sudah punya sertifikat halal, tetapi belum memasang logo atau masih dalam proses pencetakan di kemasan. Penjual yang jujur dan transparan akan dengan senang hati menjawab pertanyaan seperti ini tanpa tersinggung.



Simak Video "Video: Yang Harus Dilakukan Kalau Nggak Sengaja Makan Makanan Haram"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork