Jangan Asal Bawa! Ini 10 Cara Agar Bekal Mudik Tidak Cepat Basi
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Perjalanan mudik yang memakan waktu lama membuat bekal makanan jadi hal penting untuk diperhatikan. Tidak hanya sekadar mengenyangkan, bekal juga perlu dipastikan aman, tahan lama, dan tetap higienis hingga sampai tujuan.
Pemilihan jenis makanan serta cara penyimpanan yang tepat dapat membantu menjaga kualitas makanan sekaligus menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
10 tips menyiapkan bekal mudik yang praktis, awet, dan tidak mudah basi:
1. Pilih lauk kering yang lebih tahan lama
Lauk kering seperti abon, ayam goreng, orek tempe, hingga serundeng lebih aman dibawa saat perjalanan jauh. Jenis makanan ini memiliki kadar air rendah sehingga tidak cepat basi dibandingkan makanan berkuah atau bersantan.
2. Hindari makanan berkuah dan tinggi air
Makanan berkuah atau berbahan santan lebih mudah basi dan berisiko tumpah selama perjalanan. Selain itu, kandungan air yang tinggi dapat mempercepat pertumbuhan bakteri jika tidak disimpan dengan suhu yang tepat.
3. Gunakan wadah kedap udara
Penggunaan wadah kedap udara membantu menjaga makanan tetap higienis dan mengurangi risiko kontaminasi. Selain itu, wadah tertutup juga mencegah bau menyebar dan menjaga kualitas rasa makanan.
4. Simpan makanan dalam kemasan terpisah
Memisahkan nasi, lauk, dan sambal ke dalam wadah berbeda dapat menjaga tekstur dan rasa makanan tetap baik. Cara ini juga membantu menghindari makanan cepat basi akibat tercampur.
5. Gunakan cooler box untuk makanan tertentu
Jika membawa buah potong atau makanan yang mudah rusak, penggunaan cooler box dengan ice gel dapat membantu menjaga suhu tetap dingin dan memperlambat pembusukan.
6. Bawa tumbler untuk menjaga hidrasi
Air putih menjadi kebutuhan penting selama perjalanan. Membawa tumbler memudahkan menjaga asupan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi dan tetap bertenaga.
7. Pilih makanan bergizi seimbang
Bekal sebaiknya mengandung karbohidrat, protein, serta vitamin dari buah atau sayur. Asupan nutrisi yang seimbang membantu menjaga energi tetap stabil dan mencegah tubuh cepat lelah selama perjalanan.
8. Siapkan camilan sehat dan praktis
Camilan seperti kacang, buah utuh, atau biskuit dapat menjadi pilihan untuk mengganjal lapar. Jenis makanan ini cenderung tidak mudah rusak dan praktis dikonsumsi tanpa perlu persiapan tambahan.
9. Perhatikan kebersihan saat menyiapkan bekal
Kebersihan tangan, alat masak, dan wadah menjadi hal penting untuk mencegah kontaminasi makanan. Menjaga kebersihan sejak proses persiapan dapat membantu makanan tetap aman dikonsumsi.
10. Sesuaikan jumlah bekal dengan durasi perjalanan
Membawa makanan secukupnya dapat menghindari risiko makanan terbuang atau basi sebelum dikonsumsi. Perencanaan porsi yang tepat juga membuat bekal lebih praktis dibawa. Jika kurang, kamu bisa mengisi ulang lagi bekal makanan dengan cara membelinya di jalan.
(adr/adr)
-
Ayam3 Resep Ayam Serundeng yang Sedap, Pakai Kelapa hingga Lengkuas
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah
