Bumbu Ungkep Ayam hingga Rendang Paling Laris Jelang Ramadan
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Saat mengunjungi Fresh Market Bintaro, tim detikFood mampir ke penjual bumbu halus di Fresh Market Bintaro. Sang penjual mengungkapkan mana saja yang laris-manis.
Fresh Market Bintaro memang lebih dikenal sebagai pusatnya kuliner. Namun, ada juga area pasar basah yang menawarkan ragam kebutuhan dapur.
Salah satunya ada penjual bumbu halus di sebuah sudut. Adalah Uni Bumbu Bintaro yang telah berjualan sejak tahun 2020-an.
Tawarkan Puluhan Bumbu Masakan
Tika, penjual bumbu halus dari Uni Bumbu Bintaro, menjelaskan kalau bumbu yang ia tawarkan bisa menjadi beragam jenis. Padahal hanya terbuat dari 8 jenis bumbu dasar, yaitu bawang merah, bawang putih, kunyit, cabe halus, dan lainnya.
"Di sini bisa bikin banyak jenis bumbu dari 8 bumbu dasar. Mau bikin ayam goreng bisa, rendang, gulai, kari, hampir semuanya bisa sih," ujar Tika kepada detikFood (13/2/2026).
Kalau menyoal yang paling laris, menurut Tika ada 3 jenis. Di antaranya ada bumbu ayam ungkep, rendang, dan gulai.
"Kalau paling laris itu ya biasanya buat ayam goreng, bisa yang biasa saja atau dicampur lengkuas melimpah. Ada juga bumbu rendang, terus bumbu gulai juga," ungkapnya.
Harga Bumbu Halus
Bumbu halus yang ditawarkan oleh Tika ini menggunakan bahan yang berkualitas tinggi. Untuk bawang saja, ia menggunakan jenis bawang super.
"Kita menggunakan jenis bawang super, karena emang lebih enak buat masakan. Jadi memang agak mahal sih pasarannya dibandingkan yang lain, apalagi kalau harga bahan bakunya sendiri sedang naik," tutur Tika.
"Sebenarnya bebas mau beli berapa, tapi kalau kita patokannya mulai dari Rp 5.000. Nanti bisa bilang misalkan mau masak ayam goreng 1 kilo, nanti bumbunya kita sesuaikan jadi Rp 10.000-an," terangnya.
Bisa Habiskan 5 Kg Bahan Baku per Bumbu Dasar
Dalam sehari, Tika mengaku memang tak menentu jumlah yang ludes terjual. Namun, biasanya ia menyiapkan 5 kilogram bahan baku per bumbu dasar.
"Sebenarnya tidak menentu, cuma kalau sehari pasti kita siapkan 5 kilo per bumbu dasarnya. Jadi bahan baku bisa habis sampai 40 kilogram," kata Tika.
Lonjakan permintaan terjadi menjelang Ramadan. Hal ini turut diungkapkan oleh Tika. "Jelang Ramadan banyak yang belanja. Biasanya mereka beli buat stok bumbu di rumah, karena kan harus menyiapkan sahur dan berbuka," pungkasnya.
(yms/adr)
-
Ayam3 Resep Ayam Serundeng yang Sedap, Pakai Kelapa hingga Lengkuas
-
KueResep Dadar Gulung Isi Unti Kelapa yang Manis dan Harum Nangka
-
TelurResep Semur Telur dan Tahu ala Betawi, Menu Ekonomis yang Sedap
-
Minuman3 Resep Es Campur Spesial untuk Buka Puasa, Segar dengan Isian Melimpah
