×
Ad

Minum Sambil Berdiri Katanya Bikin Ginjal Rusak, Ini Penjelasan Dokter

Beta Lukitasari Wijaya - detikFood
Minggu, 27 Sep 2026 08:00 WIB
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Sebuah video viral dimedia sosial mengungkap kalau minum sambil berdiri berbahaya bagi ginjal. Namun, dokter mengungkap fakta di balik anggapan populer tersebut.

Sebuah video yang beredar di Instagram membahas kebiasaan minum sambil berdiri yang selama ini kerap dianggap membahayakan kesehatan.

Dalam video tersebut, muncul klaim bahwa air yang diminum sambil berdiri tidak melewati proses pencernaan yang benar, sehingga bisa memicu gas dan membebani kerja ginjal.

Namun, klaim itu langsung diluruskan oleh doker Dion Haryadi. Anggapan bahwa minum sambil berdiri berbahaya, menurutnya, merupakan mitos yang sudah lama beredar di masyarakat tanpa dasar ilmiah yang kuat.

Marak disoroti di media sosial yang disebut-sebut minum air sambil berdiri buruk untuk kesehatan. Foto: Getty Images/

Ia menjelaskan, secara fisiologis, proses yang terjadi di dalam tubuh sama saja, baik saat minum sambil duduk maupun berdiri.

Air yang masuk akan tertampung dahulu di lambung, lalu diserap di usus, kemudian disebarkan lewat aliran darah ke sel-sel dan organ tubuh, sebelum akhirnya disaring ginjal dan dikeluarkan lewat saluran kemih.

"Bukan berarti minum sambil berdiri bikin airnya melewati saluran pencernaan dan merusak ginjal kita. Nggak sama sekali, sama aja," ujar dr. Dion seperti dikutip dari unggahan video Instagram @dionharyadi (19/9).

Ia menambahkan, secara ilmu kedokteran, minum sambil berdiri tidak mengganggu kesehatan ginjal.

Hanya saja, minum sambil duduk dinilai lebih nyaman dan lebih sesuai adab, terutama di tempat umum.

Konon, minum air sambil berdiri dapat merusak ginjal. Foto: dok. Freepik

Pada kondisi tertentu, misalnya saat mengikuti kegiatan lari, minum sambil berdiri disebut bukan menjadi masalah.

Penjelasan tersebut senada dengan pandangan sejumlah dokter yang pernah diwawancarai detikHealth.

Spesialis penyakit dalam dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH, misalnya, menyebut anggapan minum berdiri merusak ginjal sebagai hoaks, karena tidak ada hubungan antara posisi tubuh saat minum dengan beban kerja ginjal.

Ahli urologi dr Ponco Birowo, SpU, PhD dari RSCM juga pernah menjelaskan bahwa air minum tetap membutuhkan waktu berjam-jam untuk diserap tubuh hingga sampai ke ginjal, terlepas dari posisi tubuh saat meminumnya.

Jadi, kebiasaan minum sambil berdiri tidak perlu dikhawatirkan secara medis, meski minum sambil duduk tetap jadi pilihan yang lebih dianjurkan.



Simak Video "5 Syarat Utama Pemberian MPASI"

(dfl/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork