×
Ad

Ngopi Yuk!

Kenapa Ya Minum Kopi Sebelum Sarapan Bikin Lemas di Siang Hari?

Riska Fitria - detikFood
Senin, 20 Jul 2026 07:00 WIB
Foto: iStock
Jakarta -

Kebiasaan minum kopi saat perut kosong bisa bikin lemas menjelang siang. Ahli ungkap penyebab dan tips minum kopi yang lebih tepat.

Menikmati secangkir kopi di pagi hari sudah menjadi ritual banyak orang sebelum memulai aktivitas. Namun, ternyata waktu menikmati kopi bisa berpengaruh pada stamina tubuh.

Minum kopi sebelum makan disebut dapat membuat energi naik sesaat lalu menurun drastis. Kondisi ini membuat tubuh terasa lemas saat memasuki waktu siang.

Para ahli endokrinologi mengungkap alasan kopi sebelum sarapan bisa memicu efek tersebut. Mereka juga membagikan cara menikmati kopi agar energi tetap stabil.

Dikutip dari AOL.com (11/7) berikut penjelasan ahli:

1. Kafein Lebih Cepat Diserap Saat Perut Kosong

Ilustrasi wanita minum kopi setelah bangun tidur. Foto: iStock

Minum kopi sebelum mengasup makanan lebih dulu akan membuat kafein lebih cepat terserap ke tubuh. Efeknya memang membuat lebih fokus dan segar, tetapi energi tersebut hanya bertahan sementara.

Dr. Victoria Finn, MD, dokter bersertifikat dari Medical Offices of Manhattan, menjelaskan bahwa kafein bekerja dengan memblokir zat kimia otak yang memicu rasa kantuk.

"Kopi yang dikonsumsi saat perut kosong diserap sangat cepat karena tidak ada makanan yang memperlambat proses pencernaan. Namun, efek energinya bisa cepat hilang," ujar Dr. Finn.

Setelah efek kafein berkurang, sebagian orang bisa mengalami tubuh lemas, gemetar, hingga merasa energi tiba-tiba menurun.

2. Gula Tambahan pada Kopi Picu Energi Anjlok

Tak sedikit orang menikmati kopi dengan tambahan gula, sirup, atau krimer manis. Padahal, kandungan gula tinggi bisa menyebabkan lonjakan energi yang hanya berlangsung singkat.

Dr. Jennifer Cheng, DO, Kepala Endokrinologi di Hackensack Meridian Jersey Shore University Medical Center, menyebut makanan dan minuman manis dapat memengaruhi kadar gula darah.

"Minuman tinggi karbohidrat dan gula bisa membuat tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini dapat membuat energi lebih banyak digunakan untuk proses pencernaan sehingga tubuh terasa lelah," kata Dr. Cheng.

Saat kadar gula darah naik lalu turun kembali, tubuh bisa mengalami efek "crash" yang membuat rasa kantuk dan lemas muncul menjelang siang.



Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"


(raf/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork