×
Ad

Mengenal Yerba Mate, Minuman Tradisional Favorit Lionel Messi

Riska Fitria - detikFood
Sabtu, 04 Jul 2026 05:00 WIB
Foto: Getty Images/iStockphoto/Matias Fabbri
Jakarta -

Pesepak bola Lionel Messi disebut-sebut sebagai penggemar yerba mate. Seduhan daun khas Amerika Selatan ini punya sejumlah fakta menarik, termasuk soal manfaat sehatnya.

Lionel Messi menjalani latihan fisik yang konsisten plus diet ketat. Dilansir dari The Standard (16/6/2026), pria 39 tahun ini menjalani pola makan yang sangat terstruktur.

Messi memiliki 5 pilar utama dalam diet hariannya. Ia mengandalkan asupan cukup air putih, bijian utuh sebagai sumber karbohidrat kompleks, hingga mengonsumsi beragam buah dan sayur.

Kapten tim nasional (timnas) sepak bola Argentina ini juga erat kaitannya dengan yerba mate. Di luar lapangan, Messi dikabarkan selalu ditemani sebuah cangkir kecil berisi minuman seduhan dan khas Amerika Selatan itu.

Dikutip dari detikHealth (20/6/2026), kedekatan Messi dengan yerba mate sudah terlihat sejak lama. Setelah mengantar Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022, Messi mengunggah foto dirinya berbaring bersama trofi emas tersebut sambil menggenggam secangkir mate.

Kebiasaan itu rupanya berlanjut hingga masa bermainnya bersama Inter Miami. Ia kerap tertangkap kamera menikmati minuman yang sama sebelum maupun saat pertandingan.

Lantas, apa itu yerba mate? Apa manfaat sehat mengonsumsinya?

1. Bukan teh dari tumbuhan Camellia Sinensis

Teh pada umumnya berasal dari tumbuhan Camellia Sinensis. Namun, berbeda dengan yerba mate yang berasal dari tumbuhan Ilex Paraguariensis.

Ivan Arias Diaz, brand representative dari produk Yerba Mate 'Taragui', pernah menjelaskannya pada detikFood dalam acara diplomatik Indonesia-Argentina di Sudestada (02/12/21).

Ia mengatakan bahwa yerba mate berasal dari tanaman Ilex Paraguariensis yang hanya bisa tumbuh di Amerika Selatan saja.

"Di tempat menanam tumbuhan ini ada sungai di bawahnya itu tempat khusus menanam yerba mate. Kalau mau ditanam di tempat lain nggak bisa, udah banyak negara yang coba tapi nggak bisa," ujar Ivan Arias.

2. Proses tanam hingga penggilingan

Dari tanaman Ilex Paraguariensis hingga menjadi minuman seduh yang disebut yerba mate harus melewati beberapa tahap. Proses tersebut bisa memakan selama 8 tahun.

Pertama ada proses pembibitan dan perkebunan. Ivan menjelaskan bahwa proses pembibitan ini dilakukan secara manual agar bisa memilih bibit mana yang terbaik untuk ditanam.

Setelah pembibitan bisa memakan waktu 6 tahun untuk bisa masuk ke musim panen. Bagian yang dipanen dari tanaman Ilex Paraguariensis adalah bagian daun dan ranting.

Kemudian ada proses pengeringan dengan menggunakan dua oven. Oven pertama dengan suhu 300 derajat Celcius selama satu menit. Oven kedua dengan suhu 100 derajat Celcius hingga kering.

"Proses pengeringan ini bisa memakan waktu satu hari," kata Ivan.

Lalu ada proses aging atau penuaan yang membutuhkan waktu 2 tahun. Menurut Ivan, proses ini akan memberikan cita rasa berasap yang khas pada yerba mate.

Terakhir ada proses penggilingan, yakni bagian daun, ranting dan bubuk ditumbuk. Setelah ini barulahyerba mati bisadiseduh dan dinikmati.

3. Cara meracik yerba mate

Foto: detikcom/Riska Fitria

Masyarakat Argentina punya cara meracik yerba mate. Secara tradisional mereka menyeduh yerba mate menggunakan wadah yang terbuat dari cangkang labu kering.

Kemudian juga ada sedotan dari logam dan di bagian bawahnya dilengkapi dengan saringan. Sedotan ini disebut bombilla. Pertama masukkan 3/4 yerba mate ke dalam gelas.

Kemudian, tutupi gelas dengan telapak tangan dan kocok-kocok secara terbalik. Nantinya di telapak tangan akan menempel bubuk-bubuk. Ivan mengatakan bubuk itu harus dikeluarkan karena membuat rasa jadi pahit.

Setelah itu, miringkan gelas berisi yerba mate 45 derajat. Baru kemudian masukkan air hangat sedikit. Lalu masukkan sedotan bombilla dengan posisi saringan bawah yerba mate.

"Lalu tambahkan air hangat lagi sampai penuh. Posisi sedotan di bawah yerba mate ini untuk menghindari rasa pahit yang berlebih. Nanti kalau airnya habis bisa ditambah lagi dan bisa dinikmati lagi," tutur Ivan.




(adr/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork