×
Ad

Hati-Hati! Makan Buah Potong Hingga Sushi Bisa Picu Keracunan Makanan

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 11 Feb 2026 11:30 WIB
Foto: iStock
Jakarta -

Tanpa disadari, sejumlah makanan yang kerap dikonsumsi sehari-hari bisa menyebabkan keracunan makanan. Mulai dari sushi, buah potong, hingga daging yang kurang matang.

Terlepas dari popularitas sebuah makanan, ada beberapa yang konsumsinya perlu diperhatikan. Sekalipun makanan tersebut nikmat, belum tentu baik dikonsumsi.

Sejumlah makanan, bahkan hampir semua makanan sebenarnya bisa berisikob menyebabkan keracunan. Keracunan tersebut dapat terjadi akibat kontaminasi mikroorganisme berbahaya, seperti bakteri, virus, parasit, hingga zat kimia beracun.

Namun ada beberapa makanan yang memang berisiko lebih tinggi. Oleh karena itu, para pakar keamanan mengungkap mereka menghindari beberapa jenis makanan tersebut.

Dilansir dari thehealthy.com (22/5/2020), berikut 5 daftar makanan yang dihindari pakar keamanan.

1. Tiram mentah

Konsumsi oyster mentah perlu diperhatikan karena makanan ini bisa sebabkan keracunan. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tetiana_Chudovska

Oyster atau tiram mentah merupakan salah satu makanan yang dikenal mewah, tetapi punya banyak penggemar. Banyak orang suka karena rasanya segar dan unik dengan tekstur kenyal. Biasanya tiram mentah disajikan dengan lemon dan saus untuk menonjolkan rasa gurih alaminya.

Meksipun lezat, pakar keamanan pangan Jeff Nelken tidak mengonsumsinya. Ia mengungkap pada waktu tertentu dalam setahun, tiram dapat terkontaminasi dan risikonya menjadi lebih besar.

Menurutnya lebih aman jika tiram tersebut dimasak hingga suhu interval 63 derajat celcius, sehingga bakteri apa pun akan mati.

Jika tetap ingin mengonsumsi yang mentah, Jeff Nelken meminta untuk selalu memastikan tiram tersebut berasal dari daerah dan produsen yang terpecaya.

2. Buah potong

Buah potong juga tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Foto: Getty Images/iStockphoto

Beberapa supermarket atau penjual menawarkan buah dalam bentuk sudah dipotong. Memang buah potong lebih mudah dan nikmat dikonsumsi, tetapi risiko keracunan makanannya lebih tinggi.

Buah yang sudah dipotong memicu keracunan makanan karena hilangnya lapisan pelindung (kulit) buah, yang membuat daging buah terpapar udara, kelembapan, dan lingkungan sekitar secara langsung. Kondisi itu memudahkan bakteri, seperti Salmonella, E.Colli, atau Listeria untuk berkembang biak, terutama jika alat potong atau wadahnya tidak higienis.

Menurut Nelken, semua produk segar harus dicuci dan disanitasi terlebih dahulu sebelum dipotong. Sebab, beberapa buah lebih mudah tertempel bakteri.

Pakar Nelken mencontohkan buah melon yang kulit luarnya sangat mudah tertempel bakteri dan buahnya lebih sering diletakkan di atas tanah.



Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork