Menurut Ahli Gizi, 5 Cara Ini Bisa Cegah Diabetes Dini

ADVERTISEMENT

Menurut Ahli Gizi, 5 Cara Ini Bisa Cegah Diabetes Dini

Atiqa Rana - detikFood
Sabtu, 26 Nov 2022 05:00 WIB
pola makan sehat ala Selena Gomez
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Diabetes merupakan penyakit serius. Jika tidak dicegah sedini mungkin bisa memicu penyakit kronis lain. Untuk mencegahnya, ahli gizi ungkap 5 cara yang bisa diterapkan.

Tak pandang umur, diabetes bisa menyerang siapa saja. Salah satu faktor terkuat yang bisa menyebabkan diabetes adalah gaya hidup yang kurang sehat. Jika orang sudah terdiagnosa menderita prediabetes, cara yang bisa dilakukan tentunya dengan mengubah gaya hidup.

Karena jika dibiarkan, orang bukan hanya akan terkena diabetes, tetapi juga bisa menimbulkan penyakit kompilasi kesehatan serius di masa datang. Seperti kerusakan saraf, ginjal, jantung, hingga yang terparah kematian.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes dini. Merangkum foodndtv.com (24/11), berikut 5 cara mencegah diabetes dini yang diungkap oleh ahli gizi.

1. Kurangi karbohidrat yang dapat meningkatkan glukosa

Tanda kekurangan karbohidrat yang dirasakan oleh tubuh manusiaKonsumsi karbohidrat yang terlalu banyak bisa menyebabkan risiko terkena penyakit diabetes. Foto: Getty Images/iStockphoto

Karbohidrat memang dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi yang bisa dipakai sepanjang hari. Karbohidrat sendiri merupakan makronutrien yang dapat meningkatkan kadar glukosa darah baik secara cepat ataupun lambat, tergantung dari sumbernya.

Makanan seperti nasi, gandum, roti, sayuran, buah-buahan, merupakan sumber karbohidrat. Masing-masing akan diubah menjadi glukosa dalam tubuh. Tetapi beberapa karbohidrat tersebut akan meningkatkan glukosa lebih cepat.

Jika tetap ingin konsumsi karbohidrat, pastikan konsumsinya dalam jumlah terbatas. Kelebihan karbohidrat tentu bisa mempengaruhi kadar insulin, terutama ketika seseorang tidak banyak melakukan gerakan.

2. Stress Bisa Memicu Glukosa Darah

Bukan hanya makanan saja, namun gangguan seperti stress juga menjadi pemicu utama resistensi insulin dan diabetes.

Beberapa jenis stress, termasuk stress fisik, mental, dan emosional bisa meningkatkan kadar hormon stress atau kortisol yang akan memberi sinyal pada sel untuk melepaskan glukosa darah dalam menangani keadaan darurat saat stress.

Pelepasan glukosa secara terus-menerus itulah yang akan membebani pankreas untuk melepaskan lebih banyak insulin, sehingga menyebabkan resistensi insulin hingga diabetes.

Untuk menghindari stress, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti latihan pernapasan, hindari alat elektronik dua jam sebelum tidur, hingga mandi air garam.



Simak Video "61,27% Penduduk RI Konsumsi Minuman Manis Lebih dari 1 Kali per Hari"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT