ADVERTISEMENT

Benarkah Makan Es Krim Picu Kolesterol Tinggi?

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 08 Jul 2022 06:00 WIB
es krim picu kolesterol
Foto: Getty Images
Jakarta -

Es krim disukai karena manis dingin, namun konsumsi es krim tidak boleh berlebihan karena disebut bisa menyebabkan kolesterol. Apakah benar?

Mengonsumsi makanan apapun sebenarnya boleh-boleh saja, namun akan jadi masalah jika porsinya terlalu banyak atau frekuensi memakannya terlalu sering. Hal ini juga berlaku untuk es krim yang terlihat menggoda selera.

Tak semua es krim dibuat dengan bahan-bahan premium dan menyehatkan, sebagian besar es krim diolah menggunakan produk susu penuh lemak dengan gula yang tinggi. Tentunya itu akan berpengaruh pada kesehatan.

Mengenai konsumsinya, makan es krim sesekali diperbolehkan, namun jika terlalu sering, perlu diwaspadai karena sangat mungkin menyebabkan kolesterol tinggi

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kaitan es krim dengan kolesterol yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Pengaruh Konsumsi Es Krim pada Kolesterol

es krim picu kolesterolKandungan susu berlemak dan gula tinggi pada es krim tentu saja dapat berkontribusi pada peningkatan kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) dan trigliserida. Foto: Getty Images

Kandungan susu berlemak dan gula tinggi pada es krim tentu saja dapat berkontribusi pada peningkatan kolesterol jahat atau LDL (low-density lipoprotein) dan trigliserida, sejenis lemak yang dapat menyumbat arteri. Selain itu, es krim juga mengandung kalori tinggi yang bisa mempengaruhi penambahan berat badan hingga kondisi kolesterol tinggi.

Dilansir dari healthline.com (11/10/2017), menurut USDA, rata-rata porsi es krim vanilla ½ cup mengandung 4 ½ gram lemak jenuh, lebih dari seperempat asupan maksimum harian yang direkomendasikan untuk kebanyakan orang dewasa. Belum lagi es krim dengan jenis lainnya yang mungkin memiliki kandungan lemak jenuh lebih tinggi.

2. Es Krim Tinggi Lemak Jenuh yang Bahayakan Kesehatan Jantung

Beberapa orang yang memiliki kolesterol tinggi atau mereka yang ingin mengurangi asupan lemak jenuh, biasanya melakukan diet ramah jantung. Fokus utamanya dengan membatasi asupan sumber lemak jenuh, lemak trans, dan gula.

Dilansir dari livestrong.com (01/07), The American Heart Association atau AHA, merekomendasikan untuk membatasi asupan lemak jenuh hingga 16 gram sehari, lemak trans 2 gram sehari, dan gula 5 hingga 10 persen dari total harian.

Sementara dalam satu cup es krim saja bisa mengandung lemak total sebanyak 14.25 gram. Jika dalam satu hari seseorang mengonsumsi es krim lebih dari 2 cup ditambah dengan makanan manis lainnya, bisa jadi mereka berisiko terkena kolesterol tinggi yang pada akhirnya memicu masalah jantung.



Simak Video "Singapura Tarik Dua Varian Es Krim Haagen Dazs dari Peredaran"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT