ADVERTISEMENT

Makan Malam Bikin Gemuk, Ini Fakta di Balik Mitosnya

Atiqa Rana - detikFood
Jumat, 27 Mei 2022 17:00 WIB
Makan Malam
Foto: iStock

4. Faktor Emosional di Malam Hari Pengaruhi Pilihan Makanan

Faktor emosional sebenarnya juga sangat mempengaruhi waktu makan. Biasanya di malam hari adalah waktu emosional banyak orang sehingga makan menjadi jalan ninja mereka untuk menghilangkan stres, kecemasan, hingga kesedihan.

Ketika sedang dalam kondisi emosi yang kurang stabil atau kelelahan, biasanya orang akan cenderung memilih makanan yang akan membantu mengontrol suasana hati dan mampu meningkatkan enzim serotonin dalam tubuh.

Makan MalamFaktor emosional sebenarnya juga sangat mempengaruhi waktu makan. Biasanya di malam hari adalah waktu emosional banyak orang sehingga makan menjadi jalan ninja mereka untuk menghilangkan stres. Foto: iStock

Hal ini sering dikaitkan dengan peningkatan asupan makanan dan keinginan makan berkalori tinggi. Makanan yang dipilih biasanya makanan manis seperti cokelat atau susu.

Faktor perubahan hormonal inilah yang mempengaruhi nafsu makan dan menjadi alasan mengapa makan atau ngemil malam hari memicu kenaikan berat badan.

5. Waktu dan Frekuensi Makan Dapat Mengontrol Asupan Makanan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada cara yang dapat dilakukan untuk mengatur nafsu makan melalui waktu dan frekuensi makan.

Misalnya untuk mencegah keinginan makan berlebih di malam hari, sebaiknya makan sarapan berkalori tinggi yang jauh lebih baik.

Memulai makan dengan porsi yang lebih kecil namun teratur juga bisa membantu mengatur nafsu makan dan mengurangi rasa lapar sepanjang hari.

Karena itu dapat dipastikan bahwa makan di waktu malam tidak akan mempengaruhi berat badan asalkan konsumsinya sesuai dengan kebutuhan kalori dan tidak berlebihan.



Simak Video "Minum Kopi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?"
[Gambas:Video 20detik]

(aqr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT