×
Ad

Makanan Bisa Jadi Warisan Dunia! 5 Tradisi Kuliner Ini Diakui UNESCO

Atiqa Rana - detikFood
Rabu, 05 Agu 2026 15:00 WIB
Foto: AP/Lee Jin-man
Jakarta -

Warisan budaya yang diakui UNESCO tidak sekadar bangunan atau benda tertentu. Namun, tradisi kuliner khas berbagai negara juga banyak diakui, seperti 5 tradisi ini.

UNESCO yang merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikenal memiliki upaya global untuk melestarikan warisan peradaban, memperkuat identitas suatu negara, serta mencegah kepunahan pengetahuan tradisional. Tak heran jika banyak bangunan bersejarah, objek tertentu, sampai suatu kuliner khas diakui oleh organisasi ini.

Dalam konteks kuliner, Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda UNESCO juga memasukkan sejumlah kategori lebih luas, seperti festival kuliner, teknik produksi dan panen, dan tradisi kuliner yang lezat dan inovatif.

Soal tradisi kuliner, UNESCO mengakui sejumlah tradisi di berbagai negara, mulai dari tradisi kopi Arab sampai pembuatan kimchi di Korea.

Dilansir dari strainsider.com (7/7/2026), berikut 5 tradisi kuliner dunia yang diakui oleh UNESCO.

1. Kopi Arab

Tradisi kopi Arab masuk ke dalam daftar UNESCO. Foto: Pinterest

Menyajikan dan meminum kopi Arab merupakan ritual harian yang dilakukan oleh komunitas, kelompok, dan individu di Oman, Qatar, Yordania, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Praktek ini berlangsung lama dan berkaitan dengan kebiasaan serta aturan etiket tertentu yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

UNESCO menyebut sejak masa lampau, masyarakat Arab mempercayai bahwa menyajikan kopi adalah salah satu bentuk keramahtamahan dan cara bersosialisasi. Uniknya, tradisi meracik dan menyajikan kopi ini tidak pernah diajarkan secara khusus. Namun, masyarakat yang hidup di Arab, terutama perempuan, belajarnya dengan memerhatikan dan meniru cara orang tuanya menyajikan kopi.

Untuk menyajikan kopi Arab yang enak, kuncinya ada pada cara mempersiapkan biji kopi sebelum diseduh dan disajikan. Selain itu, proses penyeduhannya menggunakan tanah yang kini diganti dengan kuwar, atau tanah liat dibuat sebagai lubang untuk meletakkan kerikil dan lempengan batu.

Racikan kopi Arab juga unik karena didominasi oleh rempah kapulaga yang dimemarkan atau digiling hingga halus, baru dicampur ke kopi. Menghasilkan aroma dan rasa kopi yang wangi alami dengan sentuhan rempah hangat.

2. Pembuatan roti baguette di Prancis

Pembuatan roti baguette di Prancis juga masuk dalam daftar warisan budaya. Foto: Getty Images/LOVE_LIFE

Pada tahun 2022, UNESCO resmi memilih roti baguette sebagai simbol roti Prancis untuk masuk ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda.

Bagi negara Prancis, roti baguette merupakan salah satu hal penting. Roti ini memang sudah menjadi bagian masyarakat Prancis sejak dulu, tetapi belum ada penamaan resmi. Hingga di tahun 1920, barulah roti ini tercatat sebagai jenis roti.

Roti ini dianggap mewah karena dibuat menggunakan bahan-bahan yang bertahan lebih lama dibandingkan jenis roti lainnya. Barulah di awal abad ke-2, banyak masyarakat Prancis bisa membeli dan melihat roti ini dijual di toko roti atau bistro.

Sayangnya seiring waktu, banyak toko roti tutup karena berjuang melawan meningkatnya supermarket dan peningkatan popularitas terhadap adonan sourdough. Hal ini akhirnya membuat PBB menyadari nilai pada roti Prancis tersebut dan akhirnya PBB mengumumkannya dalam daftar warisan dunia.



Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork