Hidangan pangsit dapat ditemukan di banyak negara Asia dengan karakter yang berbeda-beda. Bahkan ada enam pangsit dari Asia yang direkomendasikan Michelin Guide.
Meski sama-sama menggunakan adonan kulit tepung dan isian, setiap negara memiliki teknik memasak, bahan baku, hingga cara penyajian pangsit yang khas.
Keragaman pangsit bahkan mendapat perhatian Michelin Guide yang merekomendasikan sejumlah destinasi untuk menikmati pangsit terbaik di Asia.
Mulai dari jiaozi di China, wonton di Hong Kong, hingga bánh bột lọc dari Vietnam, semuanya menawarkan cita rasa autentik yang lahir dari tradisi kuliner turun-temurun.
Berikut enam jenis pangsit Asia yang direkomendasikan Michelin Guide (29/07/2026) dan rekomendasi tempat makannya.
1. Jiaozi, China
Sudah dikenal lebih dari 1.800 tahun, jiaozi menjadi salah satu pangsit paling ikonik di wilayah utara China.
Michelin Guide merekomendasikan restoran Liu Ma Ma Dumplings di Distrik Chaoyang, Beijing, yang menyajikan jiaozi segar tanpa menggunakan produk beku.
Keistimewaannya terletak pada isian khas Jiaodong berupa ikan Spanish mackerel, gurita, kerang scallop, hingga udang segar.
Kulit pangsit dibuat dengan tambahan bubuk biji coix sehingga menghasilkan aroma khas. Seluruh pangsit diracik langsung setelah dipesan agar rasa dan teksturnya tetap maksimal.
2. Wonton, Hong Kong
Berawal dari Guangzhou, hidangan wonton mulai populer di Hong Kong sejak 1940-an dan kini menjadi salah satu sajian khas yang banyak dicari.
Michelin Guide merekomendasikan Tsim Chai Kee, restoran yang meraih predikat Michelin Bib Gourmand dan sudah berdiri lebih dari 60 tahun.
Ciri khas wonton ala Hong Kong adalah komposisi isiannya sekitar 70% udang dan 30% daging babi, dibungkus kulit pangsit tipis lalu disajikan bersama mie dalam kuah kaldu dari tulang babi, ikan flounder kering, dan kulit udang.
3. Gyoza, Jepang
Di Jepang, pangsit yang paling populer adalah yaki-gyoza atau pangsit yang dimasak di atas wajan hingga bagian bawahnya renyah.
Isian umumnya berupa daging babi cincang, kol, daun bawang, bawang putih, dan jahe. Setelah diberi sedikit air dan ditutup, bagian atas kulit tetap lembut sementara bagian bawah berwarna kecokelatan.
Berbeda dengan China, gyoza lebih sering disajikan sebagai pendamping nasi, ramen, atau camilan saat menikmati minuman. Saus cocolannya terdiri atas kecap asin, cuka, dan minyak cabai.
Salah satu tempat terbaik menikmati gyoza di Jepang, ada di Gyozanomise Okei, Tokyo. Tempat makan ini sudah meraih predikat Michelin Bib Gourmand.
(sob/adr)