×
Ad

Trik Produsen agar Untung? Ini Alasan Kemasan Keripik Penuh Udara

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Kamis, 23 Jul 2026 09:00 WIB
Foto: Getty Images/jakkapan21
Jakarta -

Sekantong keripik kemasan sering kali dipenuhi udara dari pada isian keripik itu sendiri. Sebenarnya ini trik produsen agar untung banyak atau ada alasan lain?

Saat buka keripik kemasan, banyak konsumen merasa tertipu karena isian keripik ternyata cuma sedikit. Sisanya didominasi oleh udara atau angin yang ada di dalam kemasan.

Tak sedikit konsumen menganggap hal ini trik agar produsen untung banyak. Sebab mereka tak perlu memasukkan banyak keripik dalam kemasan dan hanya perlu 'mengisinya' dengan udara.

Namun ternyata, ada alasan ilmiah di balik hal ini. Dikutip dari Times of India (21/7), udara yang ada di dalam kemasan keripik bukan udara biasa, melainkan nitrogen yang tak berwarna dan tak berbau.

Mengapa nitrogen? Karena oksigen adalah salah satu musuh terbesar makanan ringan yang digoreng. Minyak yang digunakan untuk menggoreng keripik kentang mulai bereaksi dengan oksigen hampir seketika, sebuah proses yang dikenal sebagai oksidasi.

Seiring waktu, kondisi ini bisa menyebabkan rasa keripik tak begitu segar, teksturnya kurang renyah, dan aromanya jadi kurang enak. Bahkan dapat membuat minyak menjadi tengik sehingga keripik memiliki rasa yang tidak enak.

Nitrogen, di sisi lain, bersifat kurang reaktif. Jadi, dengan mengganti sebagian besar oksigen di dalam kemasan, produsen menciptakan kondisi yang membantu menjaga kesegaran keripik dalam jangka waktu jauh lebih lama.

Adanya udara melindungi kepingan keripik

Keripik kemasan melalui proses distribusi cukup panjang sebelum sampai di rak-rak toko atau supermarket. Mengisinya dengan udara akan menciptakan cukup ruang di dalam kemasan agar keripik tidak hancur saat dikemas dalam karton, ditumpuk di gudang, hingga diangkut melintasi kota.

Udara dalam kemasan keripik tak ubahnya bantalan pelindung yang mencegah keripik hancur saat mengalami benturan. Sifatnya juga mengurangi tekanan hingga mampu membuat bentuk keripik tetap utuh selama proses distribusi.

Mengapa kemasan keripik tidak dibuat lebih kecil?

Banyak orang berpikir, kenapa produsen tidak mengecilkan kemasannya saja sesuai isian, alih-alih menambahkan udara?

Jawabannya terletak pada keseimbangan antara kemasan dan keamanan produk. Kemasan yang lebih kecil akan mengurangi bantalan pelindung, membuat keripik lebih rentan hancur.

Kemasan juga membutuhkan ruang yang cukup untuk penyegelan yang tepat, transportasi, dan pengisian otomatis selama proses pembuatan.

Berbagai jenis keripik juga memiliki bentuk dan tingkat kerapuhan yang berbeda. Keripik kentang tipis membutuhkan perlindungan lebih daripada camilan yang lebih padat, itulah sebabnya ukuran kemasan dapat bervariasi meskipun berat keripik tampak sama.

Apakah produsen keripik menyesatkan konsumen?

Produsen keripik tak bisa dicap serta merta menyesatkan konsumen lantaran kemasan keripik penuh udara. Sebab produk makanan umumnya dijual berdasarkan beratnya, bukan berdasarkan seberapa penuh kemasannya.

Setiap produk keripik kemasan dengan jelas menyatakan berat bersihnya, sehingga konsumen mengetahui secara pasti berapa banyak produk yang mereka beli.

Adanya 'ruang kosong' yang diisi nitrogen dapat diterima secara hukum jika memiliki tujuan yang sebenarnya, seperti melindungi makanan yang mudah hancur, menjaga kesegaran, atau mengakomodasi persyaratan pengemasan.




(adr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB