Jakarta - Fenomena shrinkflation atau penyusutan sering ditemukan di berbagai makanan kemasan. Banyak yang menyebut hal ini terjadi karena inflasi ekonomi.
Galeri Foto
9 Potret 'Shrinkflation' jadi Bukti Inflasi pada Makanan Kemasan
Biskuit ini terlihat lebih kecil dibanding versi sebelumnya. Seorang pembeli menyadarinya setelah membandingkan produk biskuit dari bulan April dan Mei. Foto: Buzzfeed
Kemasan kentang goreng ukuran besar di McDonaldβs dilaporkan mengecil. Perubahan itu terjadi hanya dalam selang waktu sekitar satu minggu. Foto: Buzzfeed
Botol jus jeruk Simply Orange kini berkurang sekitar 170 mililiter. Namun tampilannya masih terlihat hampir sama di rak toko. Foto: Buzzfeed
Potongan ayam beku ini dikurangi 100 gram dengan harga tetap. Konsumennya mengeluhkan perubahan itu terjadi hanya dalam hitungan minggu. Foto: Buzzfeed
Kaleng Pringles produksi tahun 2025 lebih kecil dibanding versi 2012. Berat produknya turun dari 150 gram menjadi 134 gram. Foto: Buzzfeed
Pizza beku Morrisonβs kemasan terbaru lebih ringan 20 gram dari sebelumnya. Desain kotak baru disebut membuat perubahan itu sulit disadari. Foto: Buzzfeed
Keripik kentang dari Kettle Brand yang sebelumnya berisi 212 gram kini tinggal 141 gram. Konsumennya menyebut pengurangan tersebut tidak mengubah harga jualnya. Foto: Buzzfeed
Kemasan permen karet dengan merek Extra juga ikut mengecil. Pada kemasan produk lama, permen karet berisi 60 butir sementara pada kemasan terbarunya hanya 46 butir dnegan harga yang sama. Foto: Buzzfeed
Paket cokelat merek Reeseβs mengurangi isinya dari 5 buah menjadi 4 buah. Namun, harganya tetap sama meski isi berkurang. Foto: Buzzfeed

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN