Minum Kopi Saat Lagi Menstruasi, Apakah Bagus untuk Wanita?

Ngopi Yuk!

Minum Kopi Saat Lagi Menstruasi, Apakah Bagus untuk Wanita?

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 08 Sep 2026 07:00 WIB
minum kopi
Foto: Getty Images/Pheelings Media
Jakarta -

Kopi telah menjadi minuman sehari-hari banyak orang. Namun, apakah kopi baik diminum saat menstruasi atau sebaiknya dihindari saat periode tersebut? Ini penjelasannya!

Menstruasi merupakan siklus bulanan wanita. Hal ini melibatkan proses alami peluruhan dinding rahim disertai keluarnya darah dari vagina.

Ketika menstruasi, wanita seringkali memiliki kondisi yang tidak prima. Terkadang, terjadi nyeri atau kram perut diikuti dengan gejala lainnya, seperti pegal-pegal di punggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kondisi ini, wanita disarankan tidak mengonsumsi makanan atau minuman sembarangan. Pasalnya, beberapa jenis minuman atau makanan bisa memperparah gejala tidak nyaman selama haid.

ADVERTISEMENT

Namun, bagaimana dengan kopi? Apakah minuman berkafein ini tetap boleh dikonsumsi oleh wanita yang sedang haid atau sebaiknya dihindari? Meskipun ada perdebatan yang berlangsung tentang bagaimana kafein memengaruhi siklus menstruasi, minum kopi dalam siklus ini bisa memberi efek positif dan negatif.

Dilansir dari thirdwavecoffeeroasters.com (25/3), berikut penjelasannya!

Potensi manfaat minum kopi saat menstruasi

1. Pereda nyeri

ilustrasi nyeri perutMinum kopi disebut bisa meredakan nyeri perut ketika haid. Foto: thinkstock

Salah satu kandungan utama dalam kopi adalah kafein yang sebenarnya bisa menjadi pereda nyeri alami. Mengonsumsi kafein selama menstruasi bisa meredakan kram dan nyeri terkait menstruasi lainnya.

Minum kopi dengan kandungan kafein tinggi bisa bermanfaat meredakan nyeri dengan cepat. Namun, tetap perlu waspada terhadap jumlah kafein yang dikonsumsi. Jangan terlalu banyak karena bisa membahayakan.

2. Memperbaiki suasana hati

minum kopiminum kopi juga bisa meperbaiki suasana hati. Foto: Getty Images/Pheelings Media

Menstruasi dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan kelelahan akibat perubahan hormon. Namun, minum kopi bisa membantu memperbaiki suasana hati dan meningkatkan tingkat energi karena kafein yang bersifat stimulan alami.

Kafein juga menjadi pemicu peningkatan dopamin yang membuat perasaan terasa lebih senang sesaat. Namun, konsumsinya juga perlu diperhatikan karena jika terlalu banyak, kafein bisa memicu adrenalin yang membuat seseorang mudah cemas dan gelisah hingga menganggu tidur.

3. Sifat antioksidan

Kopi mengandung antioksidan tinggi yang bisa mengurangi peradangan dan melindungi tubuh dari kerusakan sel. Hal ini bermanfaat selama mesntruasi karena peradangan dapat memperburuk kram dan menstruasi serta gejala lainnnya.

Kandungan antioksidan seperti polifenol di dalamnya juga membantu melawan radikal bebas dan membantu meredakan ketegangan otot saat haid.

Potensi buruk minum kopi saat menstruasi

1. Menyebabkan dehidrasi

kopi disebut memberikan efek dehidrasi pada tubuhNamun sifat diuretik di dalamnya bisa sebabkan dehidrasi. Foto: Getty Images/iStockphoto

Kopi yang bersifat diuretik bisa menyebabkan seseorang dehidrasi. Sebab, sifat tersebut akan meningkatkan produksi urin, membuat seseorang buang air kecil dalam jumlah banyak, sehingga tubuh kekurangan cairan dan memicu dehidrasi.

Selain itu, saat menstruasi, tubuh juga secara alami kehilangan cairan dan darah. Kombinasi ini membuat cadangan air dalam tubuh cepat menurun jika tidak diimbangi minum air putih.

2. Meningkatkan kram

Meskipun pada sebagian orang kopi bisa meredakan kram menstruasi dengan cepat, di sisi lain kopi juga bisa meningkatkan kram karena efek stimulasinya pada otot polos di rahim.

Kafein bersifat vasokonstriksi atau memperkecil dan menyempitkan pembuluh darah. Kondisi ini mengurangi aliran darah ke otot rahi. Alirah darah yang berkurang membuat otot rahim berkontraksi lebih kuat, sehingga kram terasa lebih sakit.

3. Masalah pencernaan

Kopi bisa mengiritasi sistem pencernaan dan menyebabkan gejala, seperti mulas, refluks asam, bahkan diare.

Sifat asam di dalam kafein juga merangsang pergerakan usus, serta meningkatkan asam lambung saat tubuh sudah sensitif akibat hormon prostaglandin. Hormon ini secara alami diproduksi saat haid untuk meluruhkan dinidng rahim. Namun, hormon tersebut bisa membuat usus ikut berkontaksi yang memicu diare atau kram.

Efek stimulan dalam kafein juga mempercepat kerja sistem pencernaan, sehingga kontraksi usus dan perut kembung bisa semakin parah.

Jika khawatir tentang bagaimana kopi memengaruhi siklus mesntruasi secara keseluruhan, sebaiknya konsultasi dulu kepada profesional untuk mendapatkan saran yang tepat. Selain itu, pelajari lebih lanjut terkait efek positif dan negatif bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Saat Kopi Jadi Tren, Masih Adakah Masa Depan Teh Jawa Barat?"
[Gambas:Video 20detik] (aqr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads