Tak banyak yang mengenal oblog, kuliner khas Betawi yang kini jarang ditemui. Di balik rasanya yang kaya rempah, tersimpan sejarah dan fakta menarik tentang hidangan ini.
Kuliner Betawi tak hanya kerak telor atau soto Betawi yang populer hingga kini. Ada juga oblog, hidangan tradisional yang kini mulai jarang ditemukan.
Oblog atau krebek dahulu cukup dikenal di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Hidangan ini kerap disajikanh dalam acara adat maupun tradisi masyarakat Betawi.
Di balik kepopulerannya pada masa lalu, oblog menyimpan sejarah yang menarik. Mulai dari asal-usul namanya hingga perubahan bahan utama yang digunakan.
Dikutip dari senibudayabetawi.com (26/7/23) berikut fakta menarik oblog:
1. Nama Oblog Berasal dari Bunyi saat Memasak
Oblog juga dikenal dengan sebutan krebek. Kuliner Betawi ini dahulu cukup populer di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Nama oblog diyakini berasal dari bunyi yang muncul saat proses memasak. Suara tersebut terdengar ketika masakan direbus dalam wadah yang ditutup rapat.
Bunyi "blok-blok-blok" dari air mendidih kemudian ditiru menjadi nama oblog. Istilah ini menjadi ciri khas yang membedakannya dari hidangan Betawi lain.
2. Diduga Hasil Akulturasi Berbagai Budaya
Oblog disebut sebagai kuliner hasil percampuran budaya yang berkembang di Batavia. Pengaruh Melayu, Cina, Arab, dan India diduga hadir dalam hidangan ini.
Hal itu terlihat dari penggunaan aneka rempah yang cukup dominan. Sekilas tampilannya juga menyerupai hidangan kari.
Perpaduan budaya tersebut membuat cita rasa oblog begitu kaya. Rasanya memadukan gurih, pedas, asam, dan asin dalam satu sajian.