Meski bertujuan membersihkan, beberapa makanan ternyata tak perlu dicuci. Sebab efeknya bisa mengurangi rasa hingga berisiko menyebarkan bakteri.
Mencuci bahan makanan sebelum dimasak sering dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kebersihan. Banyak orang terbiasa membilas hampir semua bahan dengan air mengalir karena merasa lebih aman dan higienis.
Ternyata, tidak semua makanan perlu dicuci terlebih dahulu. Dalam beberapa kasus, kebiasaan ini justru bisa meningkatkan risiko kontaminasi bakteri di dapur.
Ahli keamanan pangan menjelaskan bahwa ada sejumlah makanan yang sebaiknya tidak terkena air sebelum dimasak atau diolah. United Stated Department of Agriculture (USDA) bahkan menegaskan bahwa mencuci beberapa bahan mentah justru berpotensi memicu kontaminasi silang.
Berikut ini 5 bahan makanan yang tak disarankan untuk dicuci, dilansir dari Southern Living (29/5/2026):
1. Daging Mentah dan Ayam
Banyak orang masih memiliki kebiasaan mencuci ayam atau daging mentah sebelum dimasak. Padahal, tindakan ini tidak dianjurkan oleh para ahli keamanan pangan
Saat daging dibasuh di bawah air mengalir, percikan air dapat membawa bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter ke permukaan dapur lainnya. USDA menyebutkan bakteri pada daging akan mati saat proses memasak dilakukan pada suhu yang tepat.
Daripada mencuci, lebih baik langsung mengolah daging dan memastikan tingkat kematangannya sesuai standar. Untuk ayam dan unggas disarankan memasak pada suhu 74 derajat celcius dan daging merah mencapai suhu internal 63 derajat celcius.
2. Ikan Mentah
Ikan mentah juga termasuk bahan makanan yang tidak perlu dicuci sebelum dimasak. Sama seperti ayam dan daging, mencuci ikan berpotensi menyebarkan bakteri ke area dapur.
Jika tujuan mencuci adalah menghilangkan bau amis, para chef biasanya lebih menyarankan penggunaan air perasan lemon atau mengeringkan ikan dengan tisu dapur. Cara ini dianggap lebih efektif tanpa meningkatkan risiko kontaminasi silang.
Membilas ikan terlalu lama juga bisa memengaruhi teksturnya, terutama pada jenis ikan berdaging lembut. Ikan menjadi lebih mudah hancur saat dimasak dan kehilangan cita rasa alaminya.
(dfl/adr)