Hati-Hati, 5 Makanan Umum Ini Berbahaya Jika Dimakan Mentah

Hati-Hati, 5 Makanan Umum Ini Berbahaya Jika Dimakan Mentah

Atiqa Rana - detikFood
Sabtu, 25 Apr 2026 06:00 WIB
bumbu untuk masak daging giling
Foto: Getty Images/iStockphoto
Jakarta -

Sebagian orang mungkin suka mengonsumsi makanan dalam keadaan mentah atau setengah matang. Tetapi hal ini perlu diwaspadai karena sejumlah makanan umum berbahaya jika dimakan mentah!

Makanan yang dinikmati sehari-hari memang tidak harus selalu dimasak. Banyak juga orang yang lebih suka ketika makanan tersebut dinikmati dalam keadaan masih mentah atau setengah matang. Terlebih jika bahan aslinya memang sudah segar dan berkualitas.

Misalnya orang Jepang yang suka menikmati sashimi ikan atau seafood mentah. Ada juga sayuran yang dikonsumsi mentah, seperti selada hingga wortel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi sebagian orang, makanan yang dikonsumsi dalam keadaan mentah mungkin jauh lebih nikmat. Tetapi dari sisi kesehatan, hal ini bisa menimbulkan risiko berbahaya. Terutama pada bahan makanan, seperti ikan, daging, atau produk susu yang mudah terkena kontaminasi silang.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Tastingtable.com (17/4), berikut 5 makanan umum yang paling bahaya jika dikonsumsi mentah.

1. Ayam atau unggas

Daging ayam mentahAyam sangat tidak disarankan dikonsumsi mentah karena bisa menyebabkan paparan bakteri bahaya. Foto: Getty Images/Thai Liang Lim

Ayam sangat disarankan untuk tidak dikonsumsi dalam keadaan mentah. Pasalnya bakteri, seperti campylobacter, Salmonella, dan Clostridium Pergringes dapat ditularkan melalui ayam mentah dan unggas lainnya.

Jika sudah terpapar bakteri dan masuk ke dalam tubuh, hal ini sangat membahayakan. Bakteri Salmonella bisa menyebabkan sakit kepala, mual, hingga diare sampai 4-7 hari. Bakteri Campylobacter juga bisa menyebabkan gangguan diare hingga dehidrasi.

Oleh karena itu, ayam seharusnya dimasak sampai benar-benar matang. Untuk menjaganya agar aman dikonsumsi, ayam sebaiknya dimasak hingga setidaknya mencapai suhu 74 derajat celcius.

Sebelum ayam diolah, USDA (Departemen Pertanian Amerika Serikat) juga tidak merekomendasikan untuk ayam dicuci di dapur karena bisa menyebarkan bakteri berbahaya menyebar ke seluruh dapur melalui wastafel. Membersihkan talenan, meja dapur, dan mencuci tangan secara menyeluruh setelah menangani ayam atau daging mentah merupakan cara terbaik menjaga diri tetap aman.

2. Daging sapi giling

daging gilingdaging giling juga sebaiknya tidak dikonsumsi mentah karena berbahaya. Foto: iStock

Daging sapi juga berbahaya jika tidak ditangani dengan benar, terutama daging sapi yang giling. Mungkin banyak budaya mengonsumsi daging sapi mentah yang digiling, seperti steak tartare hingga carpaccio. Namun, ada risiko yang perlu ditanggung.

Proses penggilingan membuat lebih banyak permukaan daging terpapar bakteri. Selain itu, bakteri E.coli dan Salmonella juga paling sering ditemukan pada daging sapi giling yang kurang matang.

Sangat penting memasak daging sapi giling dan daging giling lainnya hingga matang sempurna. Kira-kira sampai suhunya mencapai 71 derajat celcius agar semua bakteri hancur.

3. Telur

Salmonella merupakan musuh bebuyutan dalam penyakit bawaan. Bakteri ini pun paling sering muncul pada telur mentah. Tetapi bukan bagian dalam telur yang mengandung risiko Salmonella, melainkan cangkangnya.

Infeksi Salmonella biasa ditularkan melalui kotoran ayam yang mengandung bakteri di dalam ususnya. Jadi ketika telur di sarang bersentuhan dengan kotoran tersebut, bakteri dapat melapisi cangkang dan kemudian berpindah ke makanan ketika kamu memecahkan telur dan ada isian telur yang menyentuh cangkang luar terinfeksi.

Cara satu-satunya untuk mencegah paparan bakteri yaitu dengan merebus telur hingga suhu 71 derajat celcius.

Jika ingin mengonsumsi telur mentah, sebaiknya pilih telur pasteurisasi yang lebih aman.

4. Tepung

5 Cara Menyimpan Tepung Terigu Agar Awet dan Tak BerkutuTepung juga tidak layak dikonsumsi mentah. Sebaiknya diolah ke dalam makanan terlebih dahulu. Foto: Getty Images/miniseries

Tepung tidak dimasak terlebih dahulu sebelum dijual, sehingga secara teknik tepung memang makanan mentah. Bahan makanan ini ditujukkan untuk menjadi bahan tambahan dalam pembuatan kue atau melapisi gorengan, sehingga tidak boleh dikonsumsi dalam kondisi mentah.

Tepung biasanya dibuat dari olahan gandum yang ketika masuk ke proses penggilingan, bisa jadi terpapar bakteri dari lingkungan, wadah penyimpanan, atau dari mesin.

Namun, bakteri tersebut bisa terbunuh ketika tepung melalui proses memasak atau diolah menjadi makanan. Meskipun beberapa orang menganggap adonan tepung mentah enak, ini bukanlah pilihan terbaik.

5. Kentang

Kentang juga tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah. Pasalnya kentang mentah bisa menyebabkan masalah pencernaan karena mengandung senyawa solanin. Solanin yang dikonsumsi dalam jumlah tinggi dapat menjadi racun berbahaya.

Solanin biasanya berada di bagian kentang yang lebih hijau dan mungkin ditumbuhi dengan tunas. Tidak seperti bakteri, solanin tidak dapat dihilangkan dari kentang saat dimasak. Jadi sebaiknya potong bagian yang hijau bertunas sebelum kentang diolah dan dimakan.

Sebaiknya kentang juga dimasak sampai benar-benar lembut. Proses memasak bisa mengurangi kandungan solanin dan membuat kentang lebih mudah dicerna.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Menakar Peluang Tempe Jadi 'Superfood' Masa Depan"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads