Jangan Salah! Mencuci 5 Makanan Ini Ternyata Tidak Dianjurkan

Jangan Salah! Mencuci 5 Makanan Ini Ternyata Tidak Dianjurkan

Diah Afrilian - detikFood
Senin, 01 Jun 2026 06:00 WIB
Cuci telur
Foto: Getty Images/Maria Saifutdinova
Jakarta -

Meski bertujuan membersihkan, beberapa makanan ternyata tak perlu dicuci. Sebab efeknya bisa mengurangi rasa hingga berisiko menyebarkan bakteri.

Mencuci bahan makanan sebelum dimasak sering dianggap sebagai langkah penting untuk menjaga kebersihan. Banyak orang terbiasa membilas hampir semua bahan dengan air mengalir karena merasa lebih aman dan higienis.

Ternyata, tidak semua makanan perlu dicuci terlebih dahulu. Dalam beberapa kasus, kebiasaan ini justru bisa meningkatkan risiko kontaminasi bakteri di dapur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ahli keamanan pangan menjelaskan bahwa ada sejumlah makanan yang sebaiknya tidak terkena air sebelum dimasak atau diolah. United Stated Department of Agriculture (USDA) bahkan menegaskan bahwa mencuci beberapa bahan mentah justru berpotensi memicu kontaminasi silang.

Berikut ini 5 bahan makanan yang tak disarankan untuk dicuci, dilansir dari Southern Living (29/5/2026):

Tak Pernah Cuci Daging Ayam Sebelum Dimasak, Wanita Ini DisorotDaging mentah dan unggas ternyata tak disarankan untuk dicuci. Foto: Getty Images

1. Daging Mentah dan Ayam

Banyak orang masih memiliki kebiasaan mencuci ayam atau daging mentah sebelum dimasak. Padahal, tindakan ini tidak dianjurkan oleh para ahli keamanan pangan

ADVERTISEMENT

Saat daging dibasuh di bawah air mengalir, percikan air dapat membawa bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter ke permukaan dapur lainnya. USDA menyebutkan bakteri pada daging akan mati saat proses memasak dilakukan pada suhu yang tepat.

Daripada mencuci, lebih baik langsung mengolah daging dan memastikan tingkat kematangannya sesuai standar. Untuk ayam dan unggas disarankan memasak pada suhu 74 derajat celcius dan daging merah mencapai suhu internal 63 derajat celcius.

2. Ikan Mentah

Ikan mentah juga termasuk bahan makanan yang tidak perlu dicuci sebelum dimasak. Sama seperti ayam dan daging, mencuci ikan berpotensi menyebarkan bakteri ke area dapur.

Jika tujuan mencuci adalah menghilangkan bau amis, para chef biasanya lebih menyarankan penggunaan air perasan lemon atau mengeringkan ikan dengan tisu dapur. Cara ini dianggap lebih efektif tanpa meningkatkan risiko kontaminasi silang.

Membilas ikan terlalu lama juga bisa memengaruhi teksturnya, terutama pada jenis ikan berdaging lembut. Ikan menjadi lebih mudah hancur saat dimasak dan kehilangan cita rasa alaminya.

3. Telur

Telur yang dijual di supermarket umumnya sudah melalui proses pembersihan khusus sebelum dipasarkan. Setelah dibersihkan, telur biasanya diberi lapisan pelindung tipis agar bakteri tidak mudah masuk melalui pori-pori cangkang.

Jika telur dicuci kembali di rumah, lapisan pelindung tersebut bisa rusak. Akibatnya, bakteri justru lebih mudah masuk ke bagian dalam telur terutama jika terdapat retakan kecil yang tidak terlihat.

Para ahli menyarankan telur cukup disimpan di lemari pendingin dan langsung digunakan saat akan dimasak. Jika ada kotoran menempel pada kulit telur, cukup bersihkan perlahan menggunakan tisu kering.

Jenis Pasta PopulerPasta mentah dianjurkan untuk langsung direbus tanpa harus dicuci terlebih dahulu. Foto: Getty Images/iStockphoto

4. Pasta Mentah

Masih banyak orang yang membilas pasta mentah sebelum direbus karena khawatir terdapat debu atau sisa tepung. Padahal, kebiasaan ini justru dapat memengaruhi hasil akhir masakan.

Pasta memiliki lapisan pati alami yang penting dalam proses memasak. Pati tersebut membantu saus menempel lebih baik pada permukaan pasta.

Jika pasta dicuci terlebih dahulu, lapisan pati akan hilang sehingga teksturnya menjadi lebih licin dan saus sulit menyatu. Membilas pasta bisa mengurangi rasa dan kualitas hidangan.

5. Jamur

Jamur memang perlu dibersihkan sebelum dimasak, tetapi bukan berarti harus direndam atau dicuci terlalu lama. Jamur memiliki tekstur yang mudah menyerap air seperti spons.

Jika terkena terlalu banyak air, jamur akan menjadi lembek dan sulit menghasilkan tekstur kecokelatan saat ditumis. Cara terbaik membersihkan jamur adalah menggunakan tisu dapur lembap untuk menghilangkan sisa tanah dan kotoran.

Jika memang perlu dicuci, lakukan dengan cepat di bawah air mengalir lalu segera keringkan. Jamur yang terlalu basah juga akan mengeluarkan banyak air saat dimasak sehingga rasanya menjadi kurang gurih.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads