Sertifikasi Executive Chef ramai jadi polemik di media sosial. Sebenarnya apa tugas, syarat, dan tahapan untuk mendapat gelar chef bergengsi ini?
Sertifikasi Executive Chef tengah jadi sorotan usai kreator kuliner sekaligus chef Henny Maria mengklaim dirinya telah mendapatkan sertifikasi tersebut.
Chef yang dikenal sebagai Red Koki itu mengklaim sertifikasi Executive Chef-nya telah diakui 13 negara ASEAN. Sejumlah chef profesional kemudian ikut menanggapi polemik tersebut.
Jabatan Executive Chef sendiri dikenal sebagai posisi tertinggi di dapur restoran profesional. Gelar ini umumnya diraih lewat pengalaman panjang dan kemampuan memimpin tim dapur.
Dikutip dari ecoleducasse.com (12/5) berikut fakta tentang Executive Chef:
1. Apa Itu Sertifikasi Executive Chef?
Sertifikasi Executive Chef adalah gelar profesional untuk chef yang memimpin dapur restoran fine dining. Sertifikasi ini diberikan lembaga kuliner resmi seperti American Culinary Federation (ACF).
Seorang Executive Chef tak hanya jago memasak, tetapi juga memimpin tim dapur. Mereka bertugas menyusun menu, menjaga kualitas makanan, dan mengatur biaya operasional.
Chef dengan sertifikasi ini juga menjadi wajah restoran di depan publik. Posisi tersebut menunjukkan kemampuan memasak sekaligus kepemimpinan dan strategi bisnis kuliner.
2. Peran dan Tanggung Jawab Executive Chef
Seorang Executive Chef dituntut mampu menyusun menu yang kreatif sesuai tren dan selera pelanggan. Mereka juga harus memahami standar gizi makanan.
Chef ini bertugas memimpin tim dapur, mulai dari sous chef hingga pastry chef. Mereka juga mengawasi pelatihan staf, kebersihan, dan keamanan pangan.
Selain memasak, Executive Chef wajib mengontrol biaya operasional dapur. Mereka harus paham peralatan dapur dan menjaga operasional restoran tetap berjalan lancar.
Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
(raf/adr)