×
Ad

5 Merek Cokelat Populer yang Disebut Overpriced oleh Netizen

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 21 Apr 2026 16:30 WIB
Foto: Istimewa
Jakarta -

Beberapa merek cokelat populer dijual mahal. Namun menurut netizen, cokelat-cokelat itu 'overpriced' karena kualitasnya dianggap tidak sepadan harganya.

Harga tinggi seringkali dianggap menunjukkan suatu produk memiliki kualitas baik. Begitu juga di industri cokelat yang mana cokelat premium berkualitas dijual dengan harga yang jauh lebih mahal daripada cokelat pada umumnya.

Meskipun anggapan ini sudah dipercaya selama puluhan tahun, belakangan ini banyak netizen atau pembeli yang mulai sadar kalau banyak merek cokelat populer harganya semakin mahal. Dalam beberapa kasus, kualitas yang ditawarkan justru menurun dan tidak sesuai dengan harga jualnya.

Di balik kenaikan harga cokelat, sebenarnya memang industri ini sedang mengalami kesulitan. Krisis iklim menghancurkan panen kakao, sehingga berkontribusi pada kenaikan biaya.

Namun ini bukan menjadi sebuah alasan kualitas produk menjadi menurun. Beberapa merek masih berhasil menghadirkan cokelat berkualitas tinggi yang menurut para konsumen sepadan dengan harganya.

Berkaca dengan hal tersebut, banyak netizen akhirnya beranggapan bahwa merek-merek cokelat populer di dunia ini terlalu 'overpriced' atau menjual dengan harga yang berlebihan.

Dilansir dari tastingtable.com (20/4), berikut 5 merek cokelat populer dunia yang menurut netizen harganya terlalu mahal!

1. Godiva

Godiva dikenal sebagai merek cokelat populer yang sekarang dianggap harganya mahal. Foto: GettyImages

Godiva merupakan merek cokelat populer di dunia dan menjadi merek yang dipilih ketika mereka ingin memanjakan seseorang dengan sepotong cokelat spesial.

Produsen cokelat asal Belgia ini sudah ada sejak tahun 1920-an dan selama beberapa dekade, kotak cokelatnya identik dengan kemewahan dan kenikmatan. Godiva menjanjikan setiap konsumen mendapat cokelatnya dikemas dalam kotak yang elegan dan memilik tampilan sangat lezat.

Tetapi kenyatannya jauh berbeda. Menurut beberapa orang, kualitas cokelat Godiva menurun drastis dan tidak lagi sepadan dengan harga. Diketahui harga satu cokelat emas aneka rasa berisi 30 buah cokelat dibanderol $65 (Rp 1.113.495).

Banyak yang menganggap kini kemasannya terlihat murahan dan rasa cokelatnya juga tidak seenak dulu. Keluhan lainnya yaitu isian di dalam cokelat terlalu sedikit dan ukuran cokelatnya juga lebih kecil.

Seorang pengguna Reddit berkomentar, "Namun harganya tidak turun. Cokelatnya tetap sangat mahal, tetapi dulu memang sepadan."

2. Cokelat Lindt

Merek cokelat Lindt juga dianggap harganya terlalu mahal dan kualitasnya kurang. Foto: GettyImages

Lindt juga termasuk merek cokelat paling terkenal dan digemari oleh masyarakat dunia. Pasalnya merek asal Swiss tersebut sudah mulai melakukan inovasi proses conching (pencampuran cokelat panas secara intensif untuk meningkatkan teksturnya) sejak tahun 1870-an.

Proses conching merupakan bagian penting dalam pembuatan cokelat karena akan menghasilkan tekstur halus dan lembut saat cokelat batang tersebut digigit.

Sayangnya, para konsumen mengungkap cokelat batangan Lindt tidak lagi sesuai dengan reputasinya. Mereka mencatat kualitasnya tidak seperti dulu dan beberapa mengklaim rasanya seperti produk massal yang tidak lagi ekslusif.

Seorang pengguna Reddit berkomentar, "Benar-benar sampah, terlalu mahal dan lebih mengandalkan merek daripada kualitas."



Simak Video "Video Top 5: Label Nutri-Level Dirilis hingga D4vd Ditangkap soal Pembunuhan"


(aqr/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork