Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?

Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 10 Apr 2026 17:00 WIB
Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?
Foto: Tim detikFood
Jakarta -

Soft serve atau es krim dengan rasa cokelat banyak diminati. Membandingkan antara tiga merek ternama, begini perbedaan rasa antara setiap mereknya.

Es krim menjadi salah satu kudapan yang disukai berbagai kalangan. Es krim yang bisa dipadukan dengan berbagai rasa juga membuatnya mudah diterima.

Salah satunya es krim soft serve cokelat yang populer. Di Jakarta, banyak es krim soft serve ditawarkan, mulai dari yang dibanderol dengan harga ekonomis sampai yang premium sekalipun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perbedaannya terdapat pada kandungan lemak hingga bahan-bahan yang digunakan. Kali ini tim detikFood mencoba membandingkan antara es krim ekonomis yang harganya Rp20 ribuan, es krim menengah seharga Rp35 ribuan, dan es krim premium yang harganya mencapai Rp100 ribuan.

ADVERTISEMENT

Mencicipi tiga merek es krim populer, kira-kira mana yang lebih worth it?

Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?Soft serve Luuca menjadi pilihan paling ekonomis dengan harga Rp20 ribuan saja. Foto: Tim detikFood

Harga Murah vs Mahal

Tim detikFood membandingkan soft serve cokelat yang populer. Ada tiga merek yang kami pilih yaitu Luuca, Pipiltin Cocoa, dan Godiva.

Pada merek Luuca, kami mendapatkan es krim cokelat seharga Rp20 ribu yang disajikan menggunakan cone. Adalah menu Verona Chocolate yang kami pesan sebab menjadi salah satu menu yang paling laris dari merek lokal asli Indonesia ini.

Kedua, kami memilih Pipiltin Cocoa yang juga terkenal akan es krim cokelatnya. Kami memesan es krim dalam versi cone dan cup yang harganya masing-masing dibanderol Rp35 ribuan. Pipiltian Cocoa juga merupakan merek asli Indonesia.

Kemudian, kami memeilih Godiva sebagai es krim premium untuk dibandingkan dengan kedua es krim lainnya. Godiva hanya menyediakan es krim cone, untuk pilihan cup hanya bisa dipesan sebagai tambahan wadah saja. Harga sebuah es krim cokelat di sini dibanderol Rp99 ribu dengan tambahan cup seharga Rp5 ribu.

Kandungan Lemak

Hal pertama yang kami soroti adalah kandungan fat atau lemak pada es krimnya. Kandungan lemak pada es krim menentukan kehalusan bulir yang dapat dirasakan ketika es krim masuk ke dalam mulut.

Pada faktor ini Godiva memiliki tekstur yang paling halus. Walaupun halus, tetapi konsistensi yang creamy terasa pada es krim Godiva. Artinya es krim merek ini memiliki kandungan lemak tertinggi dibandingkan dengan merek lainnya.

Sementara untuk Pipiltin Cocoa punya tekstur yang menengah. Saat masuk ke dalam mulut terasa tektsurnya cukup halus, tidak kasar, hanya saja tidak sehalus dan selembut Godiva. Ini menandakan kandungan lemaknya lebih sedikit daripada Godiva.

Pada es krim merek Luuca, teksturnya terasa lebih kasar. Bahkan kami bisa merasa bulir khas dari es yang membeku. Jika dibandingkan dengan Godiva dan Pipiltin Cocoa berdasarkan teksturnya, maka es krim ini memiliki kadar lemak yang lebih rendah.

Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?Godiva punya kepekatan cokelat yang paling pekat dibanding Luuca dan Pipiltin Cocoa. Foto: Tim detikFood

Kepekatan Cokelatnya

Selain teksturnya, kepekatan rasa cokelat pada es krim juga berpengaruh besar. Kami mencoba membandingkan ketiganya dari pekatnya rasa cokelat dan kadar manisnya.

Godiva dan Pipiltin Cocoa memiliki kepekatan cokelat yang hampir setara. Keduanya terbilang tidak terlalu manis dan lebih cocok untuk konsumen yang lebih menyukai rendah gula.

Bedanya, Godiva memiliki rasa cokelat yang pekat dan halus pada setiap suapannya. Sementara untuk Pipiltin Cocoa, menurut kami, masih terasa bubuk cokelat yang bulirnya ikut meleleh seiring dengan es krimnya meleleh di dalam mulut.

Pada es krim Luuca rasa cokelatnya cukup pekat untuk harga yang dibanderol hanya Rp20 ribu. Es krim ini memiliki rasa yang sedikit lebih manis, tetapi tetap tidak terlalu berlebihan. Es krim dari Luuca cocok dipilih jika ingin dinikmati sebagai desset atau penutup setelah makan.

Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?Pipiltin Cocoa punya topping pelengkap yang paling royal. Foto: Tim detikFood

Topping Pelengkap

Selain rasa es krim yang enak, topping pelengkap juga menjadi salah satu yang dipertimbangkan. Antara Luuca, Pipiltin Cocoa, dan Godiva ini memiliki topping pelengkap yang perbedaannya cukup signifikan.

Jika kamu penikmat es krim dengan banyak topping, maka Pipiltin Cocoa lebih cocok untukmu. Soft serve dari Pipiltin Cocoa dilengkapi cincangan kasar kacang, kucuran saus cokelat, serta honeycomb yang renyah memperkaya tekstur pada setiap gigitan es krim.

Pada merek Luuca, es krim cokelat yang disajikan pada cone hanya diberi kucuran saus cokelat. Di bagian bibir cone dilengapi dengan saus cokelat yang dipadukan cincangan kasar dari kacang.

Sementara untuk Godiva terbilang lebih sederhana. Bagian bibir atau pinggir cone diberi olesan saus cokelat dan cincangan cokelat kasar. Untuk es krimnya hanya diberi topping lempengan cokelat yang bertuliskan 'Godiva'.

Ketiga es krim ini punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelezatannya kembali lagi kepada selera dari konsumennya. Kalau menurut detikers, mana yang lebih worth it?

Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikFood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Roti Asal Korea Kini di Blok M"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads