Deretan kue Lebaran jadul ini jadi favorit dari dulu sampai sekarang. Selain rasanya khas, kue tradisional ini juga penuh nostalgia dan cerita.
Lebaran tak lengkap tanpa menikamti deretan kue kering di atas meja tamu. Dari yang modern hingga jadul, semuanya punya cerita.
Kue-kue tradisional ini bukan sekadar camilan manis. Ada nostalgia masa kecil yang ikut tersaji di setiap stoplesnya.
Meski kini banyak varian baru bermunculan, kue jadul tetap dicari. Rasanya sederhana, tapi kehangatannya tak tergantikan.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut 5 kue kering jadul untuk lebaran yang masih populer sampai sekarang:
1. Keciput Wijen
Keciput wijen jadi salah satu kue Lebaran jadul yang masih bertahan hingga kini. Bentuknya bulat kecil dengan balutan wijen yang harum dan menggoda.
Kue ini terbuat dari adonan tepung ketan, telur, dan gula yang digoreng hingga renyah. Saat digigit, teksturnya kriuk di luar namun sedikit kenyal di dalam.
Rasanya manis gurih dengan aroma wijen yang khas. Tak heran jika keciput wijen selalu jadi pelengkap toples kue kering saat Lebaran.
2. Kue Koya
Kue koya atau kue satu dikenal sebagai kue kering tradisional yang populer di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kue ini rasanya manis dan bikin nostalgia.
Terbuat dari campuran tepung, gula, dan kelapa sangrai. Aromanya harum saat stoples dibuka. Teksturnya lembut dan mudah lumer di mulut.
Meski tampilannya sederhana, kue koya punya cita rasa klasik yang tak lekang waktu. Tak heran jika kue ini tetap jadi pilihan kue Lebaran dari dulu hingga sekarang.
Simak Video "Resep Kue Sagu dengan Macadamia"
(raf/adr)