×
Ad

Viral Lisa Mariana Keracunan Kepiting Alaska, Begini Kronologinya!

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 29 Jan 2026 13:00 WIB
Foto: Instagram  @kepitingsitungkuraja/@lisamarianaaa
Jakarta -

Kasus keracunan makanan dialami Lisa Mariana bersama keluarganya setelah mengonsumsi kepiting Alaska yang dikirim oleh sebuah warung kaki lima. Begini kronologinya!

Peristiwa Lisa diduga keracunan kepiting terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026. Hal ini berujung pada perawatan intensif terhadap ibunda Lisa akibat kondisi kesehatan yang memburuk. Pengalaman itu disampaikan langsung oleh Lisa melalui media sosial dan siaran langsung TikTok. Ia sekaligus meminta pertanggungjawaban pihak penjual.

Lisa menjelaskan bahwa kepiting Alaska tersebut awalnya dikirim sebagai bentuk kerja sama ulasan atau review. Saat itu, ia masih berada di Bali dan baru menerima kiriman kepiting Alaska dari Kepiting Situngku Raja, setelah kembali ke rumah bertepatan dengan ulang tahun anaknya.

"Dia (pihak penjual kepiting) mau kasih kepiting Alaska, gua masih di Bali. Pulang pas anak ulang tahun. Terus dia kirim, gue review karena itu makanan," ujar Lisa dalam siaran langsungnya. Setelah kepiting diterima, Lisa dan keluarga langsung mengonsumsinya.

Lisa Mariana Keracunan Kepiting Alaska Foto: Instagram @lisamarianaaa

Tak lama setelah makan, Lisa mulai merasakan pusing di kepala. Awalnya ia mengira keluhan tersebut disebabkan oleh kolesterol, padahal porsi yang ia makan sangat sedikit.

"Gua makannya secuil doang," kata Lisa. Namun kondisi justru memburuk ketika anggota keluarga lain mengalami gejala serius. Keponakannya mendadak mengalami sakit perut hebat, muntah-muntah, dan diare hingga bolak-balik ke kamar mandi.

Situasi semakin mengkhawatirkan saat ibunda Lisa harus dilarikan ke rumah sakit. Menurut Lisa, dokter tidak mengizinkan sang ibu untuk pulang karena kondisi yang dinilai parah.

Lisa Mariana Keracunan Kepiting Alaska Foto: Instagram @lisamarianaaa

"Nyokap masuk rumah sakit, gak boleh pulang, harus dirawat. Kadar bakterinya itu tinggi banget," ungkapnya. Selain itu, anak dari penata rias Lisa dan asisten rumah tangganya juga dilaporkan mengalami gejala keracunan serupa.

Lisa menduga penyebab keracunan berasal dari pengolahan kepiting alaska yang tidak sesuai standar suhu. Ia menyebut bahwa jenis makanan laut tersebut harus disimpan dan diolah dengan prosedur khusus.

"Kita semua tahu kalau kepiting Alaska itu harus ada di suhu tertentu. Nah, satu keluarga saya kena bakteri," ujarnya. Hingga kini, ibunda Lisa masih menjalani perawatan, sementara Lisa terus berupaya menuntut tanggung jawab pihak yang mengirim kepiting tersebut dan meminta edukasi lebih ketat bagi pelaku usaha seafood.



Simak Video "Video: Kepala BGN Setop SPPG di Bogor Buntut Kasus Keracunan Massal MBG"


(sob/adr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork