×
Ad

Kenapa Orang Korea Jarang Makan Sendiri? Ini 5 Tradisi Kuliner Uniknya

Sonia Basoni - detikFood
Senin, 05 Jan 2026 11:30 WIB
Foto: Getty Images
Jakarta -

Seoul, Korea Selatan tak hanya dikenal sebagai pusat budaya populer, tetapi juga kota dengan tradisi kuliner yang kuat. Tradisi ini berakar pada kehidupan sehari-hari warganya.

Makanan di ibu kota Korea Selatan ini mencerminkan nilai budaya, kebiasaan sosial, hingga cara masyarakat memandang kebersamaan. Dari menu makanan sederhana, pola makan yang berbeda, hingga kebiasaan menyantap hidangan secara bersama-sama, kuliner menjadi bagian penting dalam ritme hidup kota Seoul.

Beragam tradisi makan tersebut masih dijaga di tengah modernisasi Seoul yang bergerak cepat. Inilah sejumlah tradisi kuliner khas yang membuat pengalaman bersantap di Seoul istimewa, dilansir dari Indulge Express (02/01/2026).

1. Ratusan Jenis Kimchi

5 Tradisi Kuliner Unik di Seoul Foto: Getty Images

Bagi banyak wisatawan, kimchi sering dipersepsikan hanya sebagai sawi putih pedas pendamping nasi. Padahal di Seoul, kimchi merupakan representasi budaya yang jauh lebih luas.

Terdapat ratusan jenis kimchi yang dibuat dari bahan, musim, dan teknik fermentasi berbeda, mulai dari kimchi mentimun yang segar hingga kimchi lobak yang difermentasi berbulan-bulan. Setiap keluarga memiliki resep khas yang diwariskan turun-temurun.

Tradisi membuat kimchi secara bersama-sama pada musim gugur, yang dikenal sebagai kimjang, bahkan diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.

2. Sarapan Nasi dan Aneka Lauk

5 Tradisi Kuliner Unik di Seoul Foto: Getty Images

Konsep sarapan di Kota Seoul sering mengejutkan pendatang baru dan wisatawan di sana. Tidak ada roti panggang atau sereal manis khas sarapan Barat yang praktis. Sebaliknya, sarapan disajikan lengkap dengan nasi, sup hangat, dan berbagai lauk pendamping seperti makan siang atau malam.

Filosofinya sederhana, tubuh membutuhkan asupan yang cukup sejak pagi. Semangkuk sup rumput laut atau doenjang jjigae dipercaya memberi energi dan ketenangan sebelum beraktivitas.

Tidak ada pembagian pasti terkait menu yang disajikan saat sarapan atau makan malam dalam budaya Korea. Pola makan ini mencerminkan keseimbangan nutrisi dan gizi seimbang.


3. Jajanan Kaki Lima Beragam di Seoul

5 Tradisi Kuliner Unik di Seoul Foto: Getty Images

Street food atau jajanan kaki lima di Kota Seoul bukan sekadar camilan saja, melainkan hasil keahlian para penjual makanan yang diasah puluhan tahun. Banyak pedagang makanan di Seoul yang hanya menjual satu jenis makanan, seperti tteokbokki atau hotteo dan bertahan selama puluhan tahun..

Di pasar-pasar tradisional yang sudah legendaris, antrean panjang di satu kedai makan bukan karena tren sesaat, tetapi karena kepercayaan pelanggan pada penjual makanan. Setiap kios memiliki karakter rasa tersendiri yang dikenal pengunjungnya.

Rata-rata penjual makanan kaki lima di sana menyajikan dagangan mereka dengan piring kertas dan bangku plastik yang menjadi ciri khas tersendiri.




(sob/adr)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork