Meski popularitas salt bread di Indonesia sudah ada sejak 2024, sampai sekarang eksistensinya tak memudar. Lantas, apa keistimewaan dari salt bread yang viral itu?
Salt bread merupakan jenis roti bercita rasa gurih yang populer di berbagai negara. Banyak yang mengatakan bahwa roti itu berasal dari Korea Selatan, tapi tak jarang juga yang menyebutnya dari Jepang.
Selain asal-usulnya, ciri khas hingga pelopor salt bread di Jakarta juga menarik untuk dibahas. detikFood telah merangkum informasi tersebut.
Berikut 4 fakta salt bread yang masih jadi incaran di Indonesia:
1. Asal-usul
Meski salt bread populer di Korea Selatan lalu masuk ke Indonesia dan menjadi tren roti baru, sebenarnya asal-usulnya dari Jepang. Roti ini dikenal dengan nama Shio Pan.
Dilansir dari Synova (29/4/2025), shio pan berasal dari Prefektur Ehime, Shikoku, Jepang. Roti dengan cita rasa asin ini pertama kali dijual oleh bakery kecil bernama Pan no Mise. Kemunculan roti ini diketahui sejak 2010-an.
Sejak saat itu, shio pan atau salt bread dikenal khalayak luas. Banyak warga Jepang yang menyukai roti dengan paduan mentega dan garam itu.
2. Populer di Korea Selatan
Setelah berhasil memikat warga Jepang, salt bread akhirnya tembus pasar Korea Selatan. Dilansir dari Sun Kissed Bread, salt bread menjadi populer di Korea Selatan pada 2021.
Banyak kafe dan bakery yang menawarkan sajian salt bread itu di negeri ginseng, terutama kafe-kafe yang berada di Seongsu-dong, Seoul.
Jayeondo Sogeumppang di Seongsu-dong sampai saat ini masih menjadi perbincangan hangat. Hanya tersedia 1 menu saja, yaitu original. Namun, antreannya tak pernah sepi.
Simak Video "Roti Asal Korea Kini di Blok M"
(yms/adr)