Yamien di Bandung dan Yogyakarta Jadi Perdebatan, Ini Fakta Mie Yamien

ADVERTISEMENT

Yamien di Bandung dan Yogyakarta Jadi Perdebatan, Ini Fakta Mie Yamien

Yenny Mustika Sari - detikFood
Rabu, 16 Nov 2022 14:30 WIB
Mie Baso Akung
Foto: dok. detikFood
Jakarta -

Mie yamien sangat populer di Bandung, Jawa Barat, hidangan ini juga belakangan populer di Yogyakarta sampai menjadi perdebatan. Ini fakta mie yamien yang perlu diketahui.

Yamien merupakan hidangan yang terbuat dari mie dengan topping ayam yang racikan rasanya lebih manis. Jika dilihat, perbedaannya dengan mie ayam biasa hanya dari warnanya yang lebih cokelat karena ditambahkan kecap manis.

Hidangan mie manis ini sangat populer di Bandung, Jawa Barat. Banyak tempat makan populer yang menyajikan menu yamien sebagai andalannya.

Belakangan, yamien juga banyak dikreasikan dengan racikan yang lebih kekinian. Seperti ditambahkan chili oil (minyak cabe) dan disajikan dengan aneka topping. Tak hanya di Bandung saja, tapi juga populer di daerah lain seperti Yogyakarta.

Antara yamien yang disajikan di Bandung dan Yogyakarta ternyata menjadi perdebatan di kalangan netizen Twitter. Setelah seorang netizen mengulas tempat makan yamien di Yogyakarta yang menurutnya tak begitu enak.

Kemudian, netizen itu juga memberikan rekomendasi tempat makan mie yamien enak versinya yang ada di Bandung. Seperti Mie Akung, Mie Avon, dan lainnya. Cuitan netizen ini ternyata mencuri perhatian netizen lain yang akhirnya memperdebatkan antara mie yamien di Bandung dan Yogyakarta.

Baca Juga: Favorit Anak Jaksel, 5 Bakmi Kekinian Ini Cocok untuk Makan Siang

Berikut fakta mie yamien yang perlu diketahui:

1. Asal-usul mie yamien

Mie Gaul Senayan; Sedapnya Mie Ayam dan Yamin 'Hidden Gems' yang Tempatnya Asriilustrasi yamien Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Mie yamien terbukti populer di Bandung, Jawa Barat. Tak sulit mencari tempat makan mie yamien di kota kembang itu. Mulai dari penjual gerobakan hingga restoran menyajikan menu mie yamien.

Meskipun populer di Bandung, ternyata asal-usul yamien justru berasal dari Cirebon. Konon, diperkenalkan pertama kali pada tahun 1950-an oleh Suwandi yang merupakan pemilik tempat makan mie yamien tertua di Cirebon.

Selama 70 tahunan, tempat makan mie yamien tertua itu masih eksis. Kini sudah berupa kios yang cukup besar, padahal dulunya hanya menggunakan gerobak pikul yang ditawarkan keliling kampung.

2. Masuk ke Bandung hingga populer

Yamien kemudian banyak ditawarkan di Bandung, salah satu yang legendaris adalah Rumah Makan Linggarjati yang ternyata juga berdiri di tahun 1950-an. Sajian yamien di sini sangat nikmat dengan topping olahan ayam manis gurih.

Selanjutnya, ada Mie Naripan. Tempat makan itu sudah berdiri sejak tahun 1965-an. Menu yang ditawarkan sangat beragam, ada yamien asin maupun yamien manis. Seporsinya disajikan dengan olahan daging ayam cincang berbumbu manis gurih dan daun bawang.

3. Racikan yamien kekinian

Bakmi Tjokin; tempat makan hits di Cihapit tawarkan yamie asin dan manis.Bakmi Tjokin; tempat makan hits di Cihapit tawarkan yamie asin dan manis. Foto: detikFood/Yenny Mustika Sari

Yamien di Bandung tak hanya dibedakan antara yang asin dan manis saja, tapi kini racikannya banyak yang kekinian. Tempat makan yamien kekinian ini biasanya meracik seporsi mie dengan tambahan chili oil (minyak cabe).

Selain itu, topping ayam yang disajikan juga berbumbu rica-rica yang rasanya lebih pedas. Penjual mie yamien kekinian ini biasanya memiliki konsep kontemporer.

Salah satunya adalah Bakmi Chokin yang berlokasi di Cihapit, Bandung. Ada juga tempat makan yamien kekinian di kawasan Gempol, namanya Bakmi Uncle Chen.

Baca Juga: Bakmi Tjokin: Slurrp! Yamin Manis Ayam Rica yang Hits di Cihapit



Simak Video "Unik! Ada Mie Ayam Sapi Pedas di Dekat Stasiun MRT Cipete"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT