ADVERTISEMENT

Gegara Jatuhkan Pisau, Chef Ini Bikin Penumpang Kereta Kocar-kacir

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Selasa, 30 Agu 2022 17:00 WIB
Gegara Jatuhkan Pisau, Chef Ini Bikin Penumpang Kereta Kocar-kacir
Foto: Getty Images/iStockphoto/Mikhail Sedov
Jakarta -

Kepanikan terjadi dalam sebuah rangkaian gerbong kereta di Jepang hingga menyebabkan jadwal kereta kacau. Pencetusnya karena seorang chef sushi menjatuhkan pisau. Begini ceritanya.

Senjata api adalah barang langka di Jepang. Karenanya pisau kerap jadi alat yang digunakan oleh penjahat ketika ingin mengintimidasi orang lain atau melakukan hal kriminal lain.

Jenis pisau yang dipakai umumnya pisau dapur. Hal ini disebutkan dalam laporan perampokan bersenjata, kemungkinan karena ukuran dan ketajamannya yang dianggap pas.

Karenanya membawa pisau, sekalipun pisau dapur, di tempat yang tidak seharusnya bisa memunculkan berbagai masalah. Seperti yang baru saja terjadi di Jepang.

Mengutip Sora News 24 (29/8/2022), pisau dapur baru saja menjadi penyebab masalah di kereta ekspres Jalur Bandara Keikyu di Ota, Tokyo, sekitar pukul 18.40, pada 26 Agustus.

Gegara Jatuhkan Pisau, Chef Ini Bikin Penumpang Kereta Kocar-kacirJatuhnya pisau sushi milik seorang chef menyebabkan kekacauan di sebuah kereta di Jepang. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mikhail Sedov

Saat itu, 3 pisau dapur jatuh dari tas seorang pria. Hal ini membuat seorang penumpang kereta panik hingga menekan tombol darurat. Tombol berupa tuas itu memungkinkan penumpang membuka pintu kereta secara manual.

Untungnya, kereta bisa berhenti darurat di Stasiun Awamori Inari sehingga penumpang bisa melarikan diri melalui pintu ke peron. Beberapa penumpang juga menelepon nomor darurat 110 untuk polisi serta mengunggah di media sosial bahwa "ada orang dengan pisau" di kereta.

Akibat kepanikan dan kekacauan ini, semua layanan dihentikan sementara di Jalur Bandara Keikyu hingga 40 menit lamanya. Banyak orang bertanya-tanya apa yang jadi penyebabnya?

Beruntung jawabannya diketahui cepat. Pemilik pisau itu adalah seorang chef sushi berusia sekitar 50 tahun. Ia membawa pisau dalam tas karena pindah ke tempat kerja baru.

Dia agak mabuk saat naik kereta hingga tertidur. Dirinya kemudian tak sadar menjatuhkan pisau sashimi, pisau dapur biasa, dan pisau ukir runcing dari tasnya ketika bergerak.

Seorang saksi di salah satu gerbong kereta mengatakan dia melihat penumpang melarikan diri, tetapi melihat pemilik pisau tidak bertindak kasar dan dengan tenang bekerja sama dengan polisi ketika mereka tiba.

Gegara Jatuhkan Pisau, Chef Ini Bikin Penumpang Kereta Kocar-kacirPenumpang kereta panik hingga menekan tombol darurat usai melihat seorang chef menjatuhkan pisau sushi miliknya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Mikhail Sedov

Polisi Metropolitan Tokyo mengatakan bahwa mereka tidak akan mengajukan tuntutan karena dia memiliki alasan yang sah untuk membawa pisau. Netizen pun memberi ragam komentar akan hal ini.

"Bungkus dengan benar!"

"Dia sepertinya tidak terlalu profesional."

"Bayangkan jika seseorang melompat ke rel dan tertabrak ..."

"Ketika saya pergi ke sekolah memasak, saya selalu membawa pisau di kereta. Saya kira Anda tidak bisa melakukan itu lagi. "

"Sebagai hukuman dia harus melakukan pengabdian masyarakat dengan mengasah pisau orang secara gratis."

Di Jepang memang ada aturan seseorang harus punya alasan sah untuk memiliki pisau saat membawa alat dapur itu bepergian.

Baru-baru ini polisi juga mengeluarkan peringatan kepada orang-orang yang membawa pisau berkemah agar tidak meninggalkannya di dalam mobil.

Jika petugas menemukan pisau selama perjalanan berkemah, maka secara umum diizinkan, tetapi jika mereka menemukannya tiga hari setelahnya, maka itu dapat dianggap sebagai pelanggaran.

Aturan ini memunculkan banyak ambiguitas karena beberapa orang kadang membawa pisau dan alat tajam lain seperti obeng untuk tujuan 'berjaga-jaga' menyelamatkan diri. Namun ternyata tetap ada risiko lain yang mengintai.



Simak Video "Jajan Camilan di Pasar Laron, Alun-alun Batu"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT