ADVERTISEMENT

Komplain Menu dan Enggan Bayar, Pelanggan Ini Ngaku Diancam Dipolisikan

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 23 Agu 2022 19:00 WIB
Komplain Menu dan Enggan Bayar, Pelanggan Ini Ngaku Diancam Dipolisikan
Foto: tripadvisor.com
Jakarta -

Seorang pelanggan melayangkan komplain dan rating buruk setelah mendapat makanan 'tak layak' di sebuah restoran. Ia juga mengaku, restoran itu telah mengancamnya.

Ketika makan di restoran mewah, ekspektasi pengunjung pastinya akan tinggi terhadap makanan dan pelayanannya. Namun tak sedikit dari pengunjung yang berakhir kecewa seperti yang dialami pelanggan ini.

Pelanggan ini kecewa setelah makan di restoran bernama The Khukuri Nepalese Restaurant yang terletak di Edinburgh, Inggris. Melansir edinburghlive.co.uk (22/08), setelah mendapat pengalaman tak menyenangkan, ia langsung menulis ulasannya di situs Tripadvisor.

Pada situs tersebut, pelanggan ini mengaku bahwa restoran tersebut beri ancaman akan memanggil polisi karena ia telah komplain atas makanan yang dianggap 'tak layak'. Bahkan pelanggan ini menulis ulasan bahwa makanan itu seperti lubang kotoran. Ia juga diberi batas waktu makan yang sedikit.

"Pengalaman paling menghina yang pernah saya rasakan selama 30 tahun makan di luar. Saya mendapat ancaman polisi hanya karena menolak untuk membayar makanan utama yang tidak bisa dimakan," tulisnya dalam ulasan.

Komplain Menu dan Enggan Bayar, Pelanggan Ini Ngaku Diancam DipolisikanPelanggan ini mengaku bahwa restoran tersebut beri ancaman akan memanggil polisi karena ia telah komplain atas makanan yang dianggap 'tak layak'. Foto: tripadvisor.com

Ternyata awal mula masalah ini terjadi karena pelanggan tersebut memesan menu utama yaitu mixed grill yang juga merupakan menu paling mahal.

Setelah pelanggan tersebut menerimanya, ia mengaku bahwa menu utama yang dipesan terdiri dari daging domba yang buruk dengan bawang mentah dan sayuran yang tidak matang. Alhasil ia hanya mencoba satu udang dan sepotong ayam saja.

Pengalaman makan yang buruk ini tentu tidak bisa diterima olehnya. Akhirnya pelanggan anonim ini komplain atas makanan tersebut dan menolak untuk membayarnya.

Lantas, hal inilah yang memicu perdebatan di antara pelanggan dan pihak restoran. Pelanggan itu mengungkap, "Saya setuju untuk membayar makanan yang lain tetapi tidak dengan makanan utama yang sebelumya saya komplain itu. Manajer restoran mengatakan saya tetap harus membayar karena sudah memakan satu udang dan sepotong ayam."

Pelanggan ini juga kesal karena restoran tersebut memberi batasan waktu satu jam untuk makan langsung di sana. "Hal ini setelah diberi tahu bahwa kami harus menyelesaikan makan kami dalam waktu satu jam karena mereka sangat sibuk," cerita si pelanggan.

Karena komplain tersebut, pelanggan juga mengaku bahwa pihak restoran mengancamnya untuk menelepon polisi karena dia tidak mau membayar menu yang mahal itu.

Tak lama setelah ulasan ini diunggah, pihak restoran pun menanggapinya dengan cepat untuk meluruskan apa yang terjadi. Restoran Nepal tersebut mengungkap bahwa mereka tidak bisa memberikan makanan yang sempurna setiap saatnya. Mereka pun sadar akan hal itu.

Komplain Menu dan Enggan Bayar, Pelanggan Ini Ngaku Diancam DipolisikanSalah satu menu makanan yang ada di restoran Nepal tersebut. Foto: tripadvisor.com

Tetapi hidangan yang dikomplain oleh pelanggan ini termasuk hidangan termahal di menu yang terdiri dari potongan daging domba, udang king prawn, chicken tikka, chicken tandoori, dan lamb tikka.

Pihak restoran mengakui hal yang berbeda dari sang pelanggan. Mereka mengatakan, "Anda telah memakan semuanya kecuali lamb tikka, jadi kami merasa tidak adil jika anda menolak untuk membayar seluruh hidangan."

Sepertinya kericuhan ini diperumit karena pelanggan itu. Pihak restoran mengaku bahwa mungkin mereka akan memberikan ganti jika pelanggan komplain dengan benar. Tetapi pelanggan itu ternyata berteriak dan memaki staf restoran.

Sementara untuk hal ancaman memanggil polisi, restoran mengatakan, "Satu-satunya alasan kami tidak memanggil polisi karena kami tidak ingin merusak suasana untuk pengunjung yang lain."

"Mengenai batas waktu satu setengah jam, ini normal untuk semua restoran di sekitar Haymarket. Batas waktu ini diberlakukan karena restoran sangat sibuk dan takutnya tidak mampu memenuhi banyak permintaan," ujar pihak restoran.

Restoran Khukuri sendiri memiliki peringkat total bintang 4,5 dalam Tripadvisor. Lebih banyak pengunjung yang mengungkap restoran itu luar biasa dibandingkan mereka yang memberi rating buruk.

Belum diketahui bagaimana lanjutan dari perselisihan ini. Mungkin pihak restoran memang melakukan kesalahan, tetapi sepertinya ulasan yang diberikan oleh pelanggan itu terlalu dilebih-lebihkan.



Simak Video "Restoran China di Hotel Karawang"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT