ADVERTISEMENT

Nasi Lemak Malaysia Vs Singapura Tuai Pro Kontra Netizen

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Kamis, 16 Jun 2022 15:30 WIB
Nasi Lemak Malaysia Vs Singapura Tuai Pro Kontra Netizen
Foto: Facebook Hini Nathan via Stomp
Jakarta -

Seorang netizen membandingkan nasi lemak di Malaysia dan Singapura. Terlihat tampilan, isian, dan harganya berbeda sehingga memicu beragam komentar netizen lain.

Nasi lemak adalah kuliner khas Malaysia yang banyak ditemukan di Singapura dan Indonesia. Hidangan nasi gurih ini terbilang komplet karena berisi aneka lauk pauk.

Nasi lemak biasanya dilengkapi rendang ayam, sambal teri, telur balado, perkedel, hingga kerupuk. One dish meal ini banyak dijajakan sebagai menu sarapan terjangkau di Malaysia dan Singapura.

Netizen Facebook Hini Nathan mencicipi nasi lemak di dua negara itu. Ia lantas membagikan hasil temuannya pada grup Facebook Malaysia-Singapore Border Crossers (MSBC) hingga menuai pro dan kontra.

Nasi Lemak Malaysia Vs Singapura Tuai Pro Kontra NetizenUnggahan Hini Nathan soal perbandingan nasi lemak di Malaysia dan Singapura. Foto: Facebook Hini Nathan via Stomp

Pasalnya tampilan nasi lemak yang dibelinya di Johor Bahru, Malaysia tampak timpang dengan nasi lemak di Singapura. Nasi lemak itu ia beli seharga RM 3 atau sekitar Rp 10 ribu pada 24 Mei 2022.

Terlihat porsi nasi lemak di Malaysia terbilang sedikit. Pelengkapnya hanya sambal dan sedikit bagian kuning telur.

Hini Nathan lantas protes akan hal ini. Ia bilang telur yang disajikan bahkan tidak sampai setengah dan nasi lemak tidak dilengkapi ikan bilis yang jadi ciri khasnya.

"Gerai nasi lemak ini ada di depan KFC (JB Sentral), dijual oleh 2 wanita. Semoga temuan ini bakal membantu turis untuk mempertimbangkan jika mau membeli makanan. Saya tidak protes, saya hanya berbagi informasi untuk pencegahan," tulisnya di Facebook.

Nasi Lemak Malaysia Vs Singapura Tuai Pro Kontra NetizenTampilan nasi lemak di Malaysia yang menurut Hini Nathan tidak berkualitas. Foto: Facebook Hini Nathan via Stomp

Setelahnya, Hini Nathan mengunggah foto nasi lemak yang ia beli di Singapura. Pada 5 Juni 2022 ia membeli nasi lemak itu di dekat stasiun MRT Kranji. Harganya SGD 3 atau sekitar Rp 31 ribu.

Terlihat nasi lemaknya lebih menggugah selera karena dilengkapi lauk chicken wings dan telur goreng. Porsinya juga lebih besar.

Hini Nathan lantas meluruskan tujuannya membandingkan nasi lemak di kedua negara itu. Terlepas dari harganya yang tidak sama, bahkan nasi lemak di Singapura 3 kali lipat lebih mahal dari di Malaysia, namun kualitas dan kepuasan konsumen-lah yang jadi intinya.

Ia menyayangkan nasi lemak di Malaysia tidak disajikan dengan kualitas maksimal yang berujung pada ketidakpuasan konsumen. "Masalah saya bukan harga, tetapi kualitas makanan yang ditawarkan kepada kami di Malaysia," katanya pada Stomp (16/6).

Hini Nathan mempertanyakan, "Mengapa ada perbedaan (nasi lemak) seperti itu ketika Singapura banyak mengimpor makanan dari negara lain, sementara Malaysia memproduksi semua bahan bakunya di negara sendiri?"

Nasi Lemak Malaysia Vs Singapura Tuai Pro Kontra NetizenNasi lemak di Singapura dengan lauk chicken wing dan telur mata sapi yang dibeli Hini Nathan. Foto: Facebook Hini Nathan via Stomp

Netizen yang kontra menyayangkan bahwa Hini Nathan tidak memperhitungkan nilai tukar mata uang yang berbeda di dua negara itu. "Jangan bandingkan harga dengan di Singapura atau negara lain. Biaya hidup di Malaysia sangat tinggi," kata seorang netizen.

"Tidak yakin dengan apa yang kamu coba tunjukkan di sini. Dua negara berbeda dengan dua mata uang berbeda," sahut netizen lainnya.

Sementara netizen yang pro memahami maksud unggahan Hindi Nathan. "Ya saya setuju dengan Hini. Ini bukan soal harga. Ini soal kualitas nasi lemak. Rasa sambalnya hambar dan berair. Tidak suka rasa nasi lemak Malaysia sama sekali," ujar seorang netizen.

Lalu ada juga yang bilang kalau kualitas makanan di Malaysia memang kurang, seperti halnya ketika netizen bernama Connie Clarissa Yeow beli ayam tandoori di Kuala Lumpur.

Dengan harga yang lumayan mahal yaitu RM 7.5 (Rp 25 ribu), ia mendapat ayam yang kecil dan gosong. "Ayamnya jelas tidak diimpor. Ini sangat menyedihkan," katanya.



Simak Video "Bikin Laper: Lahap Makan Nasi Lemak dengan Aneka Lauk"
[Gambas:Video 20detik]
(adr/odi)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT