7 Makanan Mahal Ini Ternyata Dulunya Makanan untuk Orang Miskin!

Andi Annisa Dwi Rahmawati - detikFood Jumat, 19 Nov 2021 19:00 WIB
5 Fakta Caviar, Telur Ikan Super Mahal yang Jadi Favorit Sisca Kohl Foto: iStock
Jakarta -

Tujuh makanan mahal ini identik sebagai sajian di restoran kelas atas. Namun siapa sangka, menurut catatan sejarah, tujuh makanan mahal ini dulunya adalah makanan untuk orang miskin!

Makanan punya kelasnya masing-masing. Ada makanan untuk kalangan atas, menengah, dan tentu saja kalangan bawah. Makanan untuk kalangan atas alias orang kaya adalah makanan mahal yang rasanya disebut-sebut sangat enak.

Untuk mendapatkan makanan mahal tersebut juga tidak mudah karena stoknya terbatas. Belum lagi proses masak di restoran oleh para chef yang membuat harga makanan mahal tersebut semakin tinggi lagi.

Sebut saja lobster, escargot, dan caviar. Tiga makanan ini biasanya disajikan di restoran fancy dengan harga mencapai jutaan rupiah di Indonesia.

Tapi tahukah kamu kalau tiga makanan mahal di atas dulunya tergolong makanan untuk orang miskin? Makanan itu dimakan oleh kalangan bawah dan bahkan dianggap menjijikkan.

Mengutip Scoop Whoop (18/11/21), inilah 7 makanan mahal yang dulunya menjadi makanan orang miskin:

1. Lobster

Lobster kini identik sebagai seafood mahal. Buktinya, di restoran, harga olahan lobster selalu ada di daftar teratas. Faktanya, di pertengahan abad 19, lobster sempat dianggap sebagai hama sehingga orang-orang enggan mengonsumsinya.

Saat itu tampilan lobster juga dianggap kurang menarik dibanding ikan. Banyak orang dulu menganggap makan lobster erat kaitannya dengan kemiskinan, apalagi dulu lobster dijadikan menu para tahanan penjara. Tapi sekarang, kenyataannya terbalik. Lobster menjadi menu primadona di restoran seafood yang harganya sangat tinggi.

2. Quinoa

Quinoa with Brown Rice in a Cast Iron Pan.Foto: iStock

Saat ini quinoa jadi makanan favorit pelaku hidup sehat. Quinoa bahkan disebut superfood karena nutrisinya. Padahal sekitar 20 tahun lalu, quinoa adalah bijian murah yang biasa dikonsumsi orang-orang miskin di Peru.

Masyarakat kelas atas tidak mau makan quinoa karena identik dengan makanan orang miskin. Namun popularitas quinoa akhirnya menanjak belakangan setelah orang-orang menemukan manfaat sehatnya yang begitu hebat. Quinoa bahkan dihidangkan dengan berbagai makanan seperti salad sayuran.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3


Simak Video "Bikin Laper: Rahasia Kelezatan Ayam Kampung Serundeng Mbak Maya"
[Gambas:Video 20detik]

Redaksi: redaksi[at]detikfood.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com